DaerahSulawesi Selatan

Anggota MPR RI Ajiep Padindang Sosialisasi Empat Pilar di Kecamatan Patimpeng Kab.Bone

×

Anggota MPR RI Ajiep Padindang Sosialisasi Empat Pilar di Kecamatan Patimpeng Kab.Bone

Share this article

Makassar, RadarBuana.com-– Anggota MPR RI Dr.H.Ajiep Padindang, SE.,MM., melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan segmen Tokoh Masyarakat di Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone, Kamis (18/03/2021).

Materi sosialisasi yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi ini juga dihadiri Anggota DPRD Kab. Bone, Andi Muh. Nur dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Patimpeng. Sosialisasi yang diikuti 150 orang peserta menerapkan standar protokol kesehatan.

Dalam pengantarnya sebelum membuka acara secara resmi, Dr.H.Ajiep Padindang, SE.,MM., menyampaikan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan Program MPR RI untuk memasyarakatkan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam penyajian materinya, Dr.H.Ajiep Padindang, SE, MM., yang juga sebagai Angota DPD RI periode kedua ini menyampaikan, Negara kita memiliki Pancasila sebagai Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara.

Harus terus disosialisasikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Selanjutnya, mantan anggota DPRD Prov. Sulsel empat periode ini mengulas satu persatu materi Empat Pilar MPR RI.

Dihadapan peserta sosialisasi, Anggota MPR RI yang bergelar Doktor tersebut, juga menyampaikan Pandemi Covid-19 ini telah menguji berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Yang pertama diuji adalah terkait sila pertama Pancasila, aspek keberagamaan kita. Kita pernah mengalami masa-masa harus beribadah dirumah karena tempat ibadah ditutup. Demikian pula sila kedua sampai kelima, rasa solidaritas sosial kita diuji di era pandemi ini. Karena itu, penting untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga ketahanan keluarga, ketahanan ligkungan masyarakat dan ketahanan bangsa” kata Ajiep Padindang.

Setelah penyajian materi oleh Anggota MPR RI, acara dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai wawasan kebangsaan dan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di era Pandemi Covid-19 ini.

Ajiep Padindang juga menyoroti penyelenggaraan pendidikan di era Pandemi Covid-19.

Saat ini, lanjutnya dunia pendidikan mengalami perubahan yang cukup signifikan, dimana proses belajar mengajar yang sebelumnya dilaksanakan dengan tatap muka langsung, namun saat ini di era Pandemi Covid-19 telah beralih ke sistem daring (online) karena harus menjaga jarak.

Pembelajaran daring dimaksudkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Dari segi keefektifan penyampaian informasi pada pembelajaran daring khususnya di tingkat SD di rasa kurang efektif.

Dijelaskan juga, berbagai keterbatasan fasilitas teknlogi seperti HP, laptop dan kuotanya untuk belajar online menjadi hambatan tersendiri bagi masyarakat yang tidak mampu, dan tidak semua daerah telah terjangkau jaringan internet.

“Karenanya orang tua harus mendampingi anak saat belajar dan Guru harus kreatif menemukan metode pembelajaran di era Pandemi Covid-19 ini” imbau Ajiep Padindang.

Sebelum menutup acara sosialisasi, Ajiep Padindang menyampaikan bahwa, Nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam sila-sila Pancasila tentunya perlu tertanam di setiap hati masyarakat Indonesia.

“Dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, tentunya nilai-nilai Pancasila memberikan penyadaran spiritual bagi kita, menumbuhkan nilai empati, tenggang rasa dan cinta bagi sesama, menjadi perekat bagi persatuan bangsa Indonesia,” pungkas Anggota MPR RI dari unsur Kelompok DPD RI tersebut. Herman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *