RadarBuana.com | Jakarta – Belum lama ini, sayap Partai PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) melaporkan Pendakwah Ustaz Haikal Hassan Baras ke Bareskrim Polri, pada Jumat 11 Februari 2022 lalu, atas dugaan menghina Presiden pertama RI, Soekarno. Diduga, video Babe Haikal tersebut merupakan video lawas yang kembali viral.
Kemudian diketahui pada Jumat 18 Februari 2022, perwakilan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Repdem bertemu dengan Haikal Hassan di kantor DPN Repdem. Tujuan pertemuan itu merupakan upaya Haikal Hassan untuk menyampaikan klarifikasi soal pernyataan di ruang publik yang menuduh dan mendiskreditkan Bung Karno.
Pada kesempatan itu, Haikal Hasan menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. “Orang yang suka motong-motong dan menyebarkan video-video juga harus menjadi perhatian kita. Artinya kalau umpannya saya dituduh seperti yang ditulis, memang itulah yang saya ucapkan, namun hanya sepotong dan tidak lengkap. Sehingga kesalahan itu harus saya akui. Saya sampaikan permohonan maaf, baik kepada Bu Mega dan seluruh keluarga besar, dan seluruh bangsa Indonesia,” ujar Haikal.
Sementara itu, Ketua DPN Repdem Irfan Fahmi, SH, MH menekankan, setelah permintaan maaf tersebut, proses hukum terhadap Haikal di Bareskrim Polri akan dihentikan.
Mengetahui hal tersebut, Sandy Tumiwa mengatakan salut dengan sikap Gentelman Babe Haikal Hasan.
“Babe Haikal Hasan ini perlu dan patut kita contoh, beliau datang ke Repdem dengan gagah perkasa, secara langsung meminta maaf, ini adalah sikap pria sejati seorang Babe Haikal Hasan,” ujar Sandy Tumiwa dalam keterangannya, Jum’at (25/2/2022).
Menurut Sandy Tumiwa selaku Ketua Humas Setya Kita Pancasila itu, bahwa apa yang dibuat oleh Babe Haikal Hasan, sudah amat sangat tepat dan terpandang. “Sebagai seorang tokoh yang dikenal Masyarakat, saya mengapresiasinya,” kata Aktor pecinta Bung Karno itu.
Semoga lanjut Sandy, kita ini saling memahami yah Babe Haikal, sesama Umat Muslim sesama Bangsa, sesama Pancasila dan saya sebagai yang lebih muda perlu diberikan contoh-contoh yang positif.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Babe Haikal Hasan, karena sudah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” sebut Sandy.
Dikesempatan yang sama, Sandy Tumiwa juga memberikan komentar tentang acara yang membahas terkait wayang di TV One, yang dimana pada acara tersebut ada Bang Novel Bamukmin, Eko Kuntadi dan Mas Sudjiwo Tedjo.
“Khususnya Bang Novel PA 212 dari pembicaraannya saya tangkap, beliau menegaskan Bahwa Pancasila sudah final dan semua keberagaman mesti dihargai dan diapresiasi,” ucap Sandy.
Jadi sambung Sandy, semua tidak ada masalah, Baik Bang Novel baik Babe Haikal, semua berjiwa Pancasila, dan terima kasih juga kepada Mas Sudjiwo Tedjo yang sudah membawa Wayang dan mempertontonkan kepada semua Orang Indonesia tentang budaya ini di acara TV one tersebut.
Menurut Sandy dari sini memperlihatkan bahwa mereka itu semuanya orang-orang Bijaksana, baik dan nerimo semua pendapat semua orang.
“Saya juga mengucapkan, Doa yang terbaik untuk Babe Haikal dan Bang Novel Bamukmin. Salam Pancasila, Tuhan telah anugerahkan kita Hikmah (PANCASILA) dan kita telah dijadikan sebagai Pejuangnya,” tutup Sandy Tumiwa sang Aktor pecinta Bung Karno itu.
(***/fhm79)
Related posts:

Pedagang Kaki Lima Depan PD Cijantung Sudah Mendapatkan Titik Terang

IBR Relations Memperingati HPN Kembali Gelar Lomba Mancing untuk Wartawan-Artis- Pengusaha dan Komu...

DPW FBN DKI Menolak Terbitnya PP 57/2021

ICK Apresiasi Permintaan Maaf Kapolda Sumsel, Namun Lebih Elegan Diikuti Langkah Mundur

Sopir Derek Liar Memeras Pengendara Truk di Tol Halim Ditangkap Polisi

Ratusan Laskar Merah Putih Demo Di Kejagung: Tangkap dan Penjarakan Alvin Lim

ICK Dorong Kapolri Jangan Segan Beri Sangsi Pidana 8 Polisi Pemeras dan Pemerkosa

Sudis Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Barat Terus Perkuat Kekuatan Silaturahmi dan Kepemimpinan...

Lepas Bus Vaksinasi Keliling, Kapolri: Sasar Warga yang Tak Terjangkau Vaksin






