Maros, RadarBuana.com— Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam bersama Wakil bupati Hj.Suhartina Bohari, menghadiri sekaligus membuka musrenbang kecamatan Turikale di lingkungan Buloa kelurahan Boribellaiya Kamis ( 4/3/2021).
Kedatangan bupati bersama rombongan disambut dengan prosesi adat, “A’ngaru” yang aritnya masyarakat siap menyambut tamu kehormatan, dengan tekad siap mempertaruhkan nyawa untuk melindungi tamunya. Ini sebagai simbol betapa rakyat mencintai pemimpinya.
Setelah prosesi adat selesai, rombongan orang nomor satu di kabupaten Maros ini berjalan memasuki area acara musrenbang, didampingi sejumlah anggota DPRD dan sejumlah pimpinan OPD.
Lurah Boribellaiya, H.Jumain sangat berterimakasih kepada bupati dan rombongan atas kedatangannya di wilayahnya, menurutnya ini merupakan suatu kehormatan dengan ditunjuknya daerah sebagai tuan rumah pelaksanaan musrenbang tahun ini.
“Ini merupakan kehormatan dan spirit bagi kami bersama masyarakat kelurahan Boribellaiya, khususnya warga lingkungan Buloa, mohon maaf sekiranya pelaksanaan Musrenbang ini kalau banyak kekurangan,” ujarnya.
Sementara camat Turikale Andi Zulkifli Riswan Akbar.S.stp mengatakan, konsep musrenbang untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, biasanya dilaksanakan di kantor camat.
Karena ini masih suasana pandemi covid 19, kata Andi Zulkifli, acara musrembang dilaksanakan secara Autdoor, konsep sangat baik, karena kita bisa mendekatkan kegiatan dengan masyarakat.
“Musrenbang seperti ini sangat baik, karena disaksikan langsung oleh masyarakat, bagiamana regulasi program pemerintah yang menjadi skala prioritas untuk dilakukan,” jelasnya
Bupati Maros Chaidir Syam, dalam sambutannya mengatakan, musrenbang jangan dianggap sepele, karena di forum ini akan melahirkan suatu program kerja yang menjadi skala prioritas, dan ini murni usulan dari masyarakat.
Menurut Bupati Maros, Musrenbang merupakan forum aspirasi masyarakat yang selama ini dilakukan di kantor camat, tapi kali ini dilaksanakan di luar.
“Tujuannya, adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan pembangunan di infrastruktur kelurahan. Kita berharap, program pembangunan yang dibahas pada Musrenbang dapat diwujudkan,” kata Chaidir Syam.
Dia juga mengingatkan, bahwa momen Musrenbang merupakan titik awal untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Maros. Dengan harapan hasil Musrenbang itu yang berkualitas, Jangan biasa-biasa saja Tapi, harus berkualitas..
Dijelaskan juga bahwa semua hasil Musrenbang harus diaudit. Diinput untuk dijadikan planning ke depan,harus ada proses yang baik sehingga pembangunan di Kabupaten Maros juga berkualitas,
Diakhir sambutannya, Chadir menutup secara resmi kegiatan musrenbang tahun 2021, kecamatan Turikale ini adal titik terakhir dari 14 kecamatan di kabupaten Maros. Herman.
Related posts:

Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Secara Marathon Bagi Piagam Pada Ba Otsus

Jumat Curhat Polda Sulsel Sambangi Warga Moncongloe

Wabup Gowa Sebut Education Fair Universitas Syekh Yusuf Ajang Sosialisasi Pendidikan

Bupati Lambar Bersama Ketua TP PKK Lambar Hadiri Raker Provinsi Lampung 2021

Suasana Baru Desa Karangmulya Dimasa Pandemi Covid-19

PMI Lambar Kirim Sekretaris ke NTT

Dukung Program 100 Hari Kapolri, Sat Lantas Polres Maros Peduli, Berbagi Vitamin dan Rapid Tes

ICITISEE 2019 Menginspirasi dan Memotivasi Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Ratusan Kader PKK Kabupaten Maros Kumpul Di Hutan Kota







