Maros, RadaraBuana.com— Akibat Curah Hujan Cukup tinggi di Wilayah kabupaten Maros beberapa hari terkahir ini, membuat tanah di jalan poros Maros-Bone labil dan rawan longsor.
Seperti yang terjadi hari ini, Sabtu (16/1/2021)tepat di taddeang desa Samangki Kecamatan Simbang dijalan layang mengalami longsor. Material longsoran berupa tanah dan batuan besar menutup badan jalan.
Akibatnya akses jalan poros Maros-Bone tertutup total, mengakibatkan macet totol sejak pagi, baik dari arah Maros maupun dari arah Kabupaten Bone.
Menurut Dg Mangun warga sekitar lokasi kejadian, longsor tebing diatas jalan layang tersebut tejadi sejak semalam, tapi matelial longsoran masih berupa tanah dan batu kecil, dan kendaraan masih bisa melintas.
Tapi sekitar jam 7 tadi pagi terdengar gemuruh, material longsoran berupa barupa batu besar, akibatnya jalan trans Sulawesi ini tertutup total oleh batu besar.
“Dari semalam memang sudah mulai longsor, tapi masih tanah dan batu kecil, jalanan masih dilalui kendaraan, karena hujan terus tadi pagi terdengar gemuruh dari atas tebing, turun batu besar,” ujar dg mangung.
Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon bersama Dandim 1422 Maros langsung turun kelokasi longsor bersama anggotanya untuk mengamankan lokasi. Tim dari BPBD dan tim dari balai jalan provinsi Sulsel juga sudah dilokasi dengan menurunkan alat berat untuk mengangkat material longsor.
Untuk mengurai kemacetan, pihak Sat lantas di pimpin Kasat Lantas polres Maros AKP Amalia Normadiah membuka jalan lama sebagai jalaur alternatif, dengan cara buka tutup jalur dari dua arah.
Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon mengatakan, dia bersama personil Polsek Bantimurung dan peronil dari polres mengamankan lokasi longsor, agar masyarakat tidak mendekati lokasi untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
Lanjut Kapolres, untuk mengurai kemacetan sat lantas membuka kalau alternatif jalan lama difungsikan Kemabli, tapi hanya kendaraan kecil yang di izinkan melintas itupun dengan cara buka tutup dari dua arah.
“Mudah-mudahan material lonsor ini cepat bisa di angkat, supaya jalur ini bisa normal kembali, sekarang ini pihak BPBD dan balai jalan sudah bekerja mengangkat material longsor, ” harap Kapolres.
Dari pantauan wartawan radar buana.com, sepanjang jalan poros Maros-Bone, memang ada beberapa titik rawan longsor, Seperi di jalur hutang lindung Karaenta, Taddeang dan jalur Tompo ladang kecamatan Mallawa yang perbatasan lansung dengan kabupaten Bone. Titik ini hampir tiap tahun terjadi longsor. Herman.
Related posts:

HUT ke-3 ARC, SekJen DPC Peradi Singaraja KDR: Anggota Kedepankan Kode Etik Profesi

Polresta Tangerang Bekuk Pembobol Mesin ATM Bermodus Cabut Steker

Kemensos Lindungi Penderita Disabilitas Mental, Merawat Warga di Pasung Selama 6 Tahun

Sekda Cirebon Pinta Antisipasi Penyebaran Varian Omicron, Rumah Sakit Lakukan Kesiapsiagaan

Dinas Sosial Kota Pare-Pare Studi Banding di Kabupaten Maros

MUBES Warga NU 2026 Serukan Muktamar ke-35 Bersih dari Politik Uang dan Intervensi Eksternal

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin,Bupati Maros Bacakan Amanat Kapolri

Surprise Buat Danyon Arhanud 14/PWY dari Kapolres Cirebon Kota

Calon Wakil Bupati Maros Nomor Urut 2 Hj.Suhartina Bohari Bertemu Tim Pemenangannya







