DaerahSulawesi Selatan

Diduga Komisi Tiga DPRD Gowa Tak Punya Nyali Datangkan Dirut Perusahaan

×

Diduga Komisi Tiga DPRD Gowa Tak Punya Nyali Datangkan Dirut Perusahaan

Share this article
Anggota dewan, komisi 3 , wakil ketua Muhammadong (baju putih), ketua Ardiansha Sabir (baju hitam) dan sekertaris

RadarBuana | Gowa — Menuai sorotan di masyarakat terkait pembangunan jembatan Salari, melalui pelaksanaan anggaran program PEN, tahun 2022.

Lokasi di desa Lembangloe, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut sudah dua kali, dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausula atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya.

Terdapat di papan informasi, nilai kontrak, Rp 2.960.000.000, dengan volume 50 m x 5,5 m, di kerjakan oleh, CV. Jembatan Kembar.

Pekerjaan pembangunan jembatan Salari, diduga tidak dapat diselesaikan sesuai petunjuk tekhnis yang ada, sehingga Ketua YBH Kompak Indonesia, Ahmad Rana kawal kegiatan pembangunan jembatan Salari, dan pengaspalan jalan lingkar desa Ulujangang diduga tidak bestek, segera untuk layangkan surat laporan ke Polda Sul Sel dalam waktu dekat.

Hingga kini pekerjaan jembatan tersebut, masih tetap beroperasi, seperti yang diharapkan pelaksana kegiatan dinas terkait.

Klarifikasi kegiatan pembangunan jembatan Salari di gedung DPRD Gowa.

Sambangi Komisi 3, Wakil Ketua, Muhammadong dg Rate, benarkan proyek pembangunan jembatan Salari sudah dua kali adendum dan yakin dapat diselesaikan dalam waktu yang ditentukan.

“Pekerjaan berkisar 25% ke depan, dapat diselesaikan InsyaAllah, kalau cuaca bagus bisa selesai bulan Juli mendatang” beber anggota Dewan fraksi Amanat Sejahtera” di ruangan rapat gedung DPRD, Jumat (16/06/2023)

Ditambahkan ” Dan selesai dengan kualitas sesuai” harap anggota dewan komisi 3 dari fraksi Amanat Sejahtera.

Pertemuan yang sudah berlangsung dua kali di forum rapat DPRD, menurut ketua investigasi, YBH Kompak Indonesia, Ibrahim mengatakan ” sudah dua kali ini rapat, tapi aggota dewan gagal hadirkan Direktur Utama pelaksana kegiatan lapangan ” terang Ibrahim.

(Kartia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *