RadarBuana.com | Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Polda Metro Jaya segera menangkap dan memproses hukum para pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando saat Demo BEM SI 11 april 2022 di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Sekaligus, membongkar pihak-pihak yang menunggangi kericuhan unjuk rasa yang semula damai tersebut.
Penangkapan pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando dapat dijadikan pintu masuk kepolisian untuk mengungkap siapa-siapa saja provokatornya. Disamping juga, polisi dapat menemukan penyandang dana yang menunggangi demo BEM-SI agar menjadi kacau.
Pengeroyokan terhadap Ade Armandi, terlihat jelas direncanakan oleh kelompok provokator yang mendeteksi keberadaannya di lokasi demo. Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba sekelompok orang menganiaya secara bersama-sama, menelanjangi korban Ade Armando. Tampak bahwa penganiaya bukanlah kelompok mahasiswa BEM SI yang sedang demo.
IPW sendiri, sebelumnya melalui rilisnya telah mengingatkan aparat adanya kelompok-kelompok yang akan menunggangi demo BEM SI.
Para pengeroyok ini bisa dikenakan pasal 170 KUHP dan juga terhadap pihak yang memprovokasi melalui medsos tentang keberadaan Ade Armando di lokasi demo dapat dikenakan sebagai pihak penganjur kekerasan dgn menggunakan media IT.
Polisi harus tegas pada pelaku-pelaku tindak pidana kekerasan yang dilatarbelakangi dengan kebencian karena perbedaan keyakinan dan sikap politik. Oleh karena itu, terhadap orang-orang yang diduga melakukan pengeroyokan Ade Armando, pihak Polda Metro harus tegas dan menuntaskan seperti yang dipesankan Kapolri yakni “kalau sampai terjadi pemicu kemudian terjadi anarkis, kita harus melakukan penegakan hukum, tarik sampai ke atas hingga tuntas”.
Tom
Related posts:

IPW Apresiasi Kapolri Tarik Penanganan Kasus Brigadir J ke Bareskrim

Narkoba dan Miras Barang Bukti Tangkapan Selama Setahun Polres Probolinggo Dimusnahkan

Kuasa Hukum APA Klarifikasi Pemberitaan Medsos yang Mengkait-kaitkan dan Menyebut Nama Kliennya

Polda Metro Amankan Bocah 12 Tahun Kemudikan Truk Kontainer

Terjebak di Antara Lantai: Menakar Ketegangan Psikologis dalam Film 'Lift'

Sejumlah Peran Polda Metro Dinilai Berhasil Amankan Rangkaian Pemilu 2024

Kapolda Jatim Kunjungi Pondok Pesantren Tangguh Sabilurrosyad Gesek Malang, Patuhi Prokes

Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar "Operasi Mantap Brata Jaya 2023-2024" Ciptakan Rasa Aman

HUT Polairud Ke-73 Polda Metro Jaya Gelar Acara Syukuran







