DKI JakartaLalulintas

Polda Metro Amankan Bocah 12 Tahun Kemudikan Truk Kontainer

×

Polda Metro Amankan Bocah 12 Tahun Kemudikan Truk Kontainer

Share this article
Truk Tronton sudah diamankan Kamis (29/4/2021) bersama sopir asli kendaraan truk tronton tersebut.

RadarBuana.com | Jakarta — Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun sebagai pengemudi truk kontainer. Hal itu setelah video anak muda yang diduga asal Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut beredar di media sosial.

“Ini sudah diamankan, yang bersangkutan maupun kendaraanya sudah diamankan. Karena gampang sekali,”kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/4/2021).

“Saya sudah sampaikan, bahwa hati-hati orang punya mata dan telinga di media sosial ini mudah sekali viral di media sosial,” tambahnya.

Kendaraan tersebut, kata Yusri, sudah diamankan kemarin Kamis (29/4/2021) bersama dengan sopir asli kendaraan truk tronton tersebut.

“Sopir aslinya sudah cerita, sebenarnya bukan kendaraan ini sampai ke Tasik dibawa oleh kendaraan tersebut ,tetapi dibawa sekitar kurang lebih hampir 30 menit saja  karena pada saat itu memang sopir aslinya mengantuk sekali ,” jelasnya.

Yusri menjelaskan, Anak kecil itu membawa truk tronton tersebut sampai dengan Km 19 dan sempat berbincang-bincang dengan sesama sopir truk lainnya.

“Kemudian diantara KM 12 ke KM 19 itu terekam oleh kamera sesama driver yang ada sambil bercanda,” ucapnya.

“Dan ini pun kejadiannya bukan kemarin, ini sudah 6 bulan yang lalu, di tahun 2020, baru viral sekarang (2021),” ungkap Yusri.

Usai video tersebut viral, Ditlantas Polda Metro Jaya membentuk Tim untuk mengejar pengemudi dan kendaraan tersebut.

“Ini salah satu upaya agar tidak menjadi satu opini berbeda di media sosial, kemudian dilakukan penindakan oleh pak Dirlantas dan menemukan kendaraan ini,” kata Yusri.

Saat ini, lanjut Yusri, sopir asli truk tronton tersebut di berhentikan oleh Perusahaan pemilik kendaraan itu karena aksinya viral di media sosial.

“Karena kasus ini, perusahaanya melihat video sempat viral dengan menyerahkan kendaraan si H itu, kemudian diambil kebijakan oleh pimpinannya diberhentikan (dipecat) ,” pungkasnya. Tom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *