BaliDaerah

Kali Ketiga, Ribuan Ekor Babi Nyebrang Keluar Bali, Tingkatkan Ekonomi TKBM, Celukan Bawang Terus Bergeliat

×

Kali Ketiga, Ribuan Ekor Babi Nyebrang Keluar Bali, Tingkatkan Ekonomi TKBM, Celukan Bawang Terus Bergeliat

Share this article

RadarBuana.com | Singaraja -Lagi-lagi buruh TKBM Pelabuhan Celukan Bawang kecipratan rejeki, pasalnya para penyuplay babi potong kembali menghidupkan wilayah setempat dengan memberangkatkan 1.000 ekor babi melalui jasa otoritas penyebrangan Celukan Bawang.

Keberangkatan ribuan ekor babi yang ke tiga kali ini dan telah uji lab kesehatanya kembali menyasar wilayah Singkawang, Kalimantan. Pantauan awak media Rabu (31/5) pukul 20.10 wita selain kapal bongkar muat semen tiba, juga 1.400 ekor babi dengan bobot per ekor mencapai 100 kg dipindahkan dari truk yang dibawa peternak dan di angkut dengan troli kapal untuk dimasukin ke kapal.

Menurut sopir dari salah satu penyuplai babi potong bernama Nyoman Sama Yasa yang sejak sore berada di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang menunggu jadwal babi yang dibawanya naik ke kapal, pihaknya seperti kejatuhan durian dari pohon,

“Yang namanya perkejaan halal harus kami ambil, karena penyedia layanan atau Kapal setiap minggu datang untuk angkut hewan seperti saat ini ratusan babi. Kami bawa dari Buleleng kota membawa 30 ekor. Mudah-mudahan penyebrangan hewan keluar Bali pemerintah tetap memberlakukan Celukan Bawang, meningat kalau lewat Gilimanuk tentu akan sedikit membuat risih para penumpang kapal disana,”papar Nyoman Sama

Dengan adanya program pot tu pot dari Pemprov Bali, penyebrangan hewan melalui jalur Celukan Bawang dan kapal pembawa Semen dinilai epektif selain menghidupkan ekonomi para buruh setempat juga incam pemerintah daerah semakin meningkat, seperti yang dikatakan buruh bernama Putu Suara.

“Jadi kami dari para buruh bongkar muat berharap kedepan untuk lalu lintas hewan ternak melalui penyebrangan jalur Celukan Bawang bisa berkelanjutan. Kami para buruh bisa mendapat pekerjaan tambahan dengan adanya proses bongkar muat,”papar Putu Suara pria asal desa Kekeran,Busungbiu.

Suara menilai fasilitas penyebrangan Celukan Bawang dinilai mencukupi, namun perlunya peningkatan honor dari pengusaha.

Sisilain kendati diberlakukan Pot tu pot, akan tetapi masih saja kenakalan oknum pengusaha secara kucing-kucingan melakukan penyebrangan babi melalui Asdp Pelabuhan Gilimanuk,Jembrana Bali yang akan dikirim keluar pulau jawa. Menariknya ada oknum bermain cantik guna meloloskannya dengan menggunakan dukumen karantina, hanya saja kali ini akibat pemantauan bocor satu pun truk pengangkut tak nampak melintas seperti biasa.

(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *