Maros. RadarBuana.com -Upaya pemerintah untuk pemulihan perokomian masyarakat yang terdampak covid 19 terus digalakkan dari berbagai sektor.
Kementerian sosial RI Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah III menggelontorkan kembali Bantuan Sosial Tunai BST ) sebesar 500 ribu rupiah kepada masyarakat Kartu Sembako Non PKH. Untuk di kabupaten Maros tercatat sebanyak 8606 KPM.
Darwis salah satu staf Dinas Sosial Maros ketika ditemui di Posko induk Dinsos menjelaskan bahwa bantuan sosial tunai kartu sembako dibayarkan kembali melalui rekening masing – masing keluarga penerima manfaat (KPM ) melalui bank BNI Dengan nilai Rp 500 rupiah per KPM.
Dia juga menjelaskan, ini menindak lanjuti nota dinas sekretaris direktorat jenderal penanganan fakir miskin nomor ND-4429/6.1/DI/08/2020. Dan hasil rapat pimpinan yang dipimpin lansung oleh menteri sosial pada tanggal 11/8 2020 terkait rencana penyaluran bantuan sosial tunai kartu sembako.
“Bst Kartu sembako diberikan kepada KPM Program sembako Non PKH (Kpm program sembako murni ).nilai Bst kartu sembako per Kpm sebesar Rp 500 ribu, diberikan sebanyak satu kali dalam kurung waktu satu bulan melalui setting account bank transfer, terangnya.
Menurut Darwis, waktu penyaluran bantuan mulai dari bulan agustus sampai dengan bulan september 2020. untuk data KPM -Bst Kartu sembako di 14 Kecamatan dengan jumlah 8.606 total penerima .
Ia memaparkan dari Dinsos provinsi agar melakukan langkah langkah percepatan penyaluran melalui koordinas dengan dinsos kabupaten/ kota setempat. Dengan melakukan pemilahan data Calon KPM BST Kartu sembako sesuai dengan ketentuan.
Adapun daftar dari masing -masing kecamatan dan Desa/ kelurahan yakni:
Kecamatan Bantimurung total penerima 838 dari 9 desa/kelurahan, Kecamatan Bontoa total penerima 984 dari 9 desa/ kelurahan, Kecamatan Camba total penerima 431 dari 8 desa/ kelurahan, Kecamatan Cenrana total penerima 548 dari 7 Desa/kelurahan, Kecamatan Lau total penerima 762 dari 6 desa/kelurahan.
Kemudian Kecamatan Mallawa total penerima 519 dari 11 desa/kelurahan, Kecamatan Mandai total penerima 435 dari 6 desa/ kelurahan, Kecamatan Maros baru total penerima 742 dari 7 desa/kelurahan, Kecamatan Marusu total penerima 553 dari 8 desa/ kelurahan, Kecamatan Moncongloe total penerima 288 dari 5 desa/ kelurahan, Kecamatan Simbang total penerima 809 dari 6 desa/kelurahan.
Lalu untuk kecamatan Tanralili total penerima 547 dari 8 desa/ kelurahan.kecamatan Tompobulu total penerima 643 dari 8 desa/kelurahan. Sedangkan Kecamatan Turikale total penerima 507 dari 8 kelurahan.
” Dari Data penerima bantuan bst di semua kecamatan desa/ kelurahan di Kabupaten Maros dengan total Penerima sesuai kebutuhan dengan data yang diterima oleh Dinsos Maros, melalui kementerian sosial sebanyak 8606 jumlah penerima,” ungkap Darwis. Herman.
Related posts:

Pelaksana Proyek Drainase A Yani Harapkan Warga Buleleng Jaga Kebersihan Drainasa: Buleleng Terhind...

Tingkatkan Pelayanan Prima ke Masyarakat, Kasat Lantas Polres Takalar Pimpin Commander Wish

HUT ke-76 TNI, Danrem 063/SGJ: TNI Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang Sangat Relevan Pada Saat In...

Kapolda Sulsel Lantik 498 Bintara PK Baru Ingatkan Hindari Kasus Moral, Gaya Hidup Hedonis dan Pril...

DPC PKS Kabupaten Lambar Gelar Vaksinasi Covid-19 Di 3 Tempat

Resmikan Gedung Baru PMI, Wawako: Selamat HUT PMI Ke-76, Wujud Keseriusan Pemko Beri Pelayanan Kese...

Jabatan Bupati Dan Wabup Buleleng Agus Suradnyana-Sutjidra Akan Berakhir, Muncul Nama Pj Bupati

Bupati Parosil Mabsus Serahkan Insentif Kepada Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot dan Hafidz

Pastikan Patuhi Protokol Kesehatan, Bupati dan Wabup Lambar Tinjau KBM Tatap Muka di MTsN1 dan MAN...







