CirebonDaerah

Kelurahan Pekiringan Pada Tahun 2022 Dalam Musbangkel Prioritaskan Pemberdayaan Masyarakat

×

Kelurahan Pekiringan Pada Tahun 2022 Dalam Musbangkel Prioritaskan Pemberdayaan Masyarakat

Share this article

RadarBuana.com | Cirebon   – Kelurahan Pekiringan melaksanakan kegiatan Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) tahun 2022.

Kegiatan musyawarah ini dihadiri oleh Camat Kesambi Widiantoro Sigit Rahardjo, S.STP., M.M , dan Lurah Pekiringan Asep Kusnandar, Tim PPK, LKK Kelurahan Pekiringan dan Pengurus RW di lingkungan kelurahan pekiringan.

Ketua LPM Pekiringan, Yadi Aprianto, S.Sos menyampaikan saran dan pandangan mengenai usulan-usulan yang belum terlaksana dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan Musbangkel tersebut.

Yadi juga menekankan agar Musbangkel dari waktu ke waktu harus lebih baik dan mendorong Pemkot melalui Bapeda dalam rangka mewujudkan pembangunan partisipatif.

“Alhamdulilah kegiatan ini berjalan kondusif, Namun jangan jadikan musbangkel formalitas. Pembangunan partisipatif adalah pembangunan yang menyerap dan menampung seluruh aspirasi dari suara-suara warga, jangan di PHP terus usulan warga wajib direalisasi,” ujarnya kepada radarnuana.com, Senin (25/01/2022).

“Kita ketahui bahwa Kelurahan Pekiringan tahun 2022 ini mendapatkan pagu sebesar Rp. 864.750.000, meliputi untuk pemberdayaan berjumlah 24 kegiatan dan untuk Sarpras,” ungkapnya.

Yadi berharap agar realisasi Musbangkel bisa sesuai dengan harapan dan dapat memberdayakan masyarakat sesuai potensi di wilayahnya guna meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

“Prinsipnya Musbangkel menekankan pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sarana prasarana di lingkungan kelurahan,” katanya.

“Terima kasih partisipasi aktif pihak kecamatan dan kelurahan, serta para ketua RW, ibu-ibu PKK, karang taruna maupun BKM. Mari tingkatkan pelayanan terbaik untuk warga. Semoga pandemi segera usai dan pembangunan kota terus maju,” terang Yadi.

Sementara itu, Ketua RW 06 Pekiringan, Rudi Santoso menyampaikan nbahwa para pengurus RW ingin mengetahui muara terkait refocusing anggaran kelurahan kemana ?

“Karena masyarakat tidak merasakan pemulihan ekonomi dari pemkot yang hanya satu atau dua kali saja, selebihnya bantuan pemulihan ekonomi dari provinsi dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Rudi berharap agar usulan yang sudah diajukan bisa terealisasi dan pandemi ini segera usai agar dana kelurahan bisa kembali lagi seperti semula khususnya di wilayah kelurahan pekiringan,” pungkasnya.

Rio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *