Jakarta, RadarBuana.com -Ketua RW 01, Ichsan berharap pembangunan Embung ditanah seluas 3.000 meter persegi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di kawasan Kp.Duri RT 10 harus sesuai dengan perencanaan. Yaitu bisa mengurangi debit air yang menggenangi permukiman warga saat musim hujan.
Dibangunnya Embung oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dikerjakan secara swakelola melalui Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat.
“Jika pembangunan embung yang berada RT 10 RW 01 tidak ada pembuangan alternatif debit air, maka tidak akan ada gunanya. Solusinya jika air dari embung itu meluap disaat musim hujan harus disedot menggunakan pompa ke saluran air rusun pesakih. Selain mengurangi luapan air juga mengurangi beban pompa yang ada di RT 05 kali Mookevart, tandas Ichsan dalam keterangannya, Selasa (3/11/2020).
Menurut dia, dengan luasan embung yang ada, ibarat kalau ada air satu ember, embung itu cuma 1 gelas mengurangi menampung air yang ada.
“Yang lebih penting setelah air di tampung, kemudian langsung dibuang karena RW 01 wilayah yang rendah dan membuangnya harus disedot dengan pompa,” cetusnya.
Ichsan juga menyebut, kawasan RW 01 karena berada di daerah cekungan. Tidak di buat embung juga dengan sendirinya jadi tampungan air.
Cekungan itu ibarat seperti mangkok jadi harus disedot.
“Jangan sampai embung yang telah dibangun nanti, tidak sesuai harapan warga yang bisa membantu mengurangi debir air dikala musim hujan. Tentunya hal ini menjadi perhatian,” pinta ketua RW 01 ini.
Seperti diketahui, Pemkot Jakarta Barat mempercepat pengerjaan embung di dua lokasi rawan banjir di wilayah Kecamatan Kalideres yakni di Tegal Alur dan Semanan. Ditargetkan pengerjaan embung rampung pada akhir 2020 untuk menghadapi banjir dan proses pembangunan keduanya baru mencapai 70 persen.
Sedangkan pengerjaan embung dibuat di RW 01, Semanan, tepatnya diperbatasan atau samping Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rusun Pesakih Kelurahan Duri Kosambi. HS
Related posts:

Anggota DPR RI Komisi VIII, I Komang Koheri Kunjungi PHDI Pusat

Tiga Pilar Sosialisasikan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Rakyat

Umat Wihara Tien En Memanjatkan doa Agar kebenaran Terungkap Terkait Lahan Hibah Wihara Tien En Tan...

Pemkot Jakbar Terima Bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan

Indonesia Open Military Style Drum Corps Competition 2024 Dibuka Panglima TNI

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Rutan Kelas I 0Sepakati Komitmen Bersama Sudis Kesehatan Jakarta Pus...

Selasa 2 Februari 2021 SimlIng Wilayah DKI Jakarta

Mendiang Camat Kelapa Gading Sosok ASN Gigih dan Penyayang Keluarga

Dirlantas Polda Metro Jaya: ETLE Akan Menghilangkan Potensi Negosiasi Antara Petugas dan Masyarakat






