RadarBuana.com | Manokwari – Kodam XVIII/Kasuari terus melakukan langkah-langkah membantu Pemerintah Papua Barat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Papua Barat. Secara khusus Kodam XVIII/Kasuari membentuk Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanganan Covid-19.
Dalam rilis tertulis Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Selasa (13/7/2021) disebutkan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han), selaku Panglima Kogasgabpad (Pangkogasgabpad) menyampaikan perintah secara virtual terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Kogasgabpad XVIII/Kasuari, kepada jajaranya di Ruang Rapat Sopsdam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat.
Pangdam mengungkapkan dasar dalam melaksanakan kegiatan yaitu perintah Panglima TNI dan Kasad, yang intinya TNI membantu pelaksanaan operasi penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Daerah.
“Jadi kita membantu Pemda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Pasal 7, kita membantu Pemda di mana kita berada. Para Dandim, Danrem dan juga Staf Kodam yang ada di sini semuanya membantu,” ucap Pangdam.
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa Kogasgabpad XVIII/Kasuari melaksanakan operasi penanganan Covid-19 dan PPKM mulai 3 Juli hingga 20 Juli di wilayah Papua Barat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19.
“Pelaksanaan PPKM darurat di daerah-daerah diantaranya Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong, PPKM diperketat akan dilaksanakan di Kabupaten Fakfak, Teluk Wondama dan Teluk Bintuni serta PPKM Mikro akan dilaksanakan di Kabupaten Mansel, Sorong, Sorsel, Maybrat, Kaimana, Tanbrauw, Pegaf dan Raja Ampat,” tuturnya.
Pangdam juga menyatakan PPKM Mikro dan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 dapat efektif dengan indikasi angka kasus turun dan ekonomi tetap naik.
“PPKM dilakukan melalui koordinasi mulai dari Ketua RT/RW, Kepala Desa, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PKK, Posyandu, Dasawisma, Tomas, Toga, Todat, Tokoh Pemuda, penyuluh, pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna serta relawan lainnya,” pungkasnya.
Sebelum pemberian perintah, rapat diawali dengan paparan oleh Asops Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., dan Kakesdam XVIII/Kasuari, Kolonel Ckm dr. Agus R. Utama Sp. THT-KL., M.A.R.S, terkait situasi Covid-19 di wilayah Papua Barat.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko, dan seluruh pejabat Kodam XVIII/Kasuari, serta seluruh Dansat jajaran Kodam XVIII/Kasuari.
(*/Fahmy)
Related posts:

Binrohtal, Kegiatan Rutin dan Wajib Diikuti Personil Polres Takalar

Bhabinkamtibmas Desa Pegagan Kidul Kapetakan Polres Ciko, Pantau Jalannya Vaksinasi Anak dan Booste...

Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Polsek Banjaran Bersama TNI dan Muspika Operasi Yustisi Stationer ...

Kabupaten Gowa Gunakan Identitas Kependudukan Digital, Wabup Gowa yang Pertama Ikut Aktivasi Aplika...

Pelantikan Eselon III.a, Eselon IV.a dan Eselon IV.bdi lingkungan Pemkab Lampung Barat Tahun 2022.

Pemkab Lambar Melakukan Rapat Persiapan Perayaan HUT RI ke-75 Sesuai Protokol Kesehatan

Ajiep Padindang Sosialisasi Empat Pilar MPR ke Guru dan Tokoh Pendidikan Kabupaten Wajo

Sat Reskrim Polres Ciko Kembali Tangkap Preman Pelaku Pemerasan yang Viral Dimedsos Di Pekalipan

Data Susulan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos Kelurahan Way Mengaku Dipertanyakan Kejelasannya







