Maros, RadarBuana.com- Setelah berjuang kurang lebih 6 bulan, sejak dimulainya tahapan jalur perseorangan februari 2020 lalu, akhirnya perjuangan pasangan jalur perseorangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Muhammad Nur – Muhammad Ilyas kandas.
Hal ini ditandai setelah pihak KPU Maros menggelar pleno penetapan rekapitulasi dukungan jalur perseorangan di Aula KPU Maros, Kamis 20 Agustus 2020.
Dari hasil pleno tersebut, ditetapkan jumlah dukungan yang telah diverifikasi oleh pihak KPU tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni pendaftaran di KPU pada september mendatang.
“Dari total syarat dukungan yang dibutuhkan sebanyak 24.505, yang lolos diverifikasi hanya 15.397 dukungan. Dengan demikian persyaratan untuk maju di tahapan berikutnya sebagai calon bakal perseorangan tidak bisa dilaksanakan,” Terang Komisioner KPU Divisi Teknis, Mujaddi kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).
Jaddid melanjutkan, jika sesuai dengan tahapan, pasangan bakal calon perseorangan ini sudah melaksanakan semua tahapan dengan baik, pihak KPU pun telah bekerja maksimal sesuai regulasi yang ada.
“Kalau kita tarik ke belakang, jalur perseorangan ini sejak tahap awal sudah berjalan sesuai regulasi, setelah tahap pertama penyerahan dukungan, syarat dukungan itu harus 24.505. Setelah kita verifikasi yang lolos sekitar 14.850, artinya ada kekurangan sekitar 9.655. setelah itu ada kesempatan perbaikan, itu yang kita plenokan tadi yang lolos verifikasi hanya 547 berarti jika di total jumlahnya adalah 15.397 itu tidak memenuhi syarat,” kata Mujaddid.
Terakhir Mujaddid mengatakan, jika pasangan ini masih berkesempatan untuk mendaftar di jalur partai jika mengantongi minimal 20% jumlah kursi di DPRD. Sebab pendaftaran baru dibuka pada 4-6 september 2020 mendatang.
“Kalau jalur partai baru dibuka pada 4-6 september 2020. Artinya pasangan bakal calon ini masih punya kesempatan untuk maju di jalur partai jika mendapat dukungan partai minimal 20% kursi di DPRD” jelasnya.
Sementara itu, Juru bicara pasangan Muhammad Nur – Muhammad Ilyas, Mutmainna mengatakan, jika ia mengapresiasi kinerja KPU yang telah bekerja maksimal.
“Pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara mulai dari kabupaten, kecamatan desa/kelurahan yang telah bekerjasama dalam tahapan. Meskipun melahirkan banyak dinamika di lapangan, karena dilaksanakan dalam masa pandemi covid-19”, ungkapnya. Herman.
Related posts:

Alumni Wira Pratama 42 Polres Maros Sumbang APD Baju Hazmat ke Rumah Sakit Salewangan

Sebanyak 309 Anggota PPS Hari ini Serentak Dilantik oleh KPU Kabupaten Maros

Patroli Rutin Polsek Kadipaten, Sosialisasikan 3M Pada Pengunjung Toserba

Karyawan PT Angkasa pura (AP) I Bandara Sultan Hasanuddin Ikuti Rapid Tes dan Swan, 3 orang Positif

Polda Sulsel Ungkap 490 Kasus Kejahatan Dalam Ops Pekat Lipu, Termasuk Peredaran Senpi Ilegal

Kembali LASKAR Mengadakan Kegiatan Peduli Masyarakat Terkena dampak Corona Covid-19

Tingkatkan Motivasi, Kemendagri Gelar Bimtek Ibu-Ibu Binaan TP PKK di Provinsi Kalimantan Barat

Himbauan Prokes PPKM Level 4 Himbau Bhabin Jatimerta Polsek Gunung Jati Polres Ciko dengan Binmas ”...

Monitoring Vaksinasi Bhabin Kebon Baru Polsek Utbar Polres Ciko Dosis 1,2 dan 3, Bagi Warga







