CirebonLingkungan

Normalisasi Sungai Jadi Program Strategis SDA Kota Cirebon

×

Normalisasi Sungai Jadi Program Strategis SDA Kota Cirebon

Share this article

Radarbuana | Kota Cirebon – Upaya penanggulangan banjir di Kota Cirebon kembali menjadi sorotan. Normalisasi sungai yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) utama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, khususnya Bidang Sumber Daya Air (SDA).

Kepala Bidang SDA DPUTR Kota Cirebon, Bagus Tony Umbara,SE menjelaskan bahwa saat ini terdapat beberapa titik sungai dan saluran utama yang mengalami sedimentasi, penyempitan badan sungai, hingga penumpukan sampah. Kondisi tersebut memperbesar risiko banjir saat musim hujan tiba.

“Kami terus melakukan pemetaan lokasi rawan banjir dan normalisasi sungai secara bertahap. Target kami di 2025 ini ada beberapa sungai prioritas yang akan dinormalisasi,” ujarnya, Selasa (12/08/2025) lalu.

Sejumlah sungai yang masuk daftar prioritas tahun 2025 antara lain Sungai Kedung Pane, Sungai Sukalila, dan Sungai Kalijaga. Pekerjaan meliputi pengerukan sedimentasi, pelebaran saluran, perbaikan tanggul, serta pemasangan pintu air di titik strategis.

Program normalisasi ini dibiayai dari APBD Kota Cirebon Tahun 2025 dan dukungan anggaran pemerintah provinsi maupun pusat. Namun, kendala di lapangan masih cukup banyak, mulai dari keterbatasan anggaran, cuaca ekstrem, hingga masalah pembebasan lahan di sekitar bantaran sungai.

“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Normalisasi tidak akan maksimal tanpa partisipasi warga,” tambahnya.

Pemerintah Kota Cirebon menargetkan penurunan titik genangan banjir secara signifikan dalam lima tahun ke depan. DPUTR juga menyiapkan rencana jangka panjang pengelolaan sumber daya air, termasuk pembangunan kolam retensi dan penguatan sistem drainase kota.

Dengan berbagai program tersebut, diharapkan Kota Cirebon dapat terbebas dari masalah banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan setiap musim hujan.

(Reporter: Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *