RadarBuana.com— Sebagai daerah secara letak geografisnya berada pada dataran rendah dan berdekatan dengan garis pantai, wilayah ini dinilai rawan bencana seperti banjir dan angin puting beliung.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa melanda wilayah tersebut, pihak pemerintah Desa Pa’bentengan kecamatan Marusu melakukan pelatihan kepada warganya sebagia desa tangguh.
Kegiatan ini melibatkan semua unsur pemerintah desa, diantaranya para kadus, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan para kader desa. Pelatihan Destana ini diikuti puluhan peserta.
Kepala desa Pa’bentengan Jafar Patta, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan ilmu kepada masyarakat nya terkait dengan kebencanan, sebagai desa tangguh, kita harus selalu siap.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini peserta pelatihan bisa lebih memahami dan menjaga wilayah mereka, agar tidak terjadi bencana, diantaranya selau mengedukasi warganya betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai desa tanggu bencana, harus selalu siap siaga, terutama dimusim penghujan seperti saat ini, banjir dan angin puting beliung harus diwaspadai.
“Bencana itu bukan cuma bencana alam, tapi ada beberapa bencan non alam lainnya, seperti kebakaran, bencana sosial dan tawuran warga, semua itu harus menjadi perhatian kita semua, apalagi di daerah desa pa’bentengan ini Mobilisasi masyarakat cukup tinggi,” paparnya.
Camat Marusu H.Suardi Sawedi SE.Msi yang hadir sebagai narasumber sangat merespon kegiatan pelatihan tersebut, karena menurutnya wilayah kecamatan Marusu pada umumnya rawan terjadi bencana, terutama banjir.
Mantan camat Cenrana ini mencontohkan, beberapa waktu lalu Maros dilanda banjir di daerah pesisir, beberapa jalan penghubung antar desa dilanda banjir, sampai akses jalan terendam, akibatnya nyaris melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Saya berharap, pelatihan ini peserta betul-betul menyimak ilmu yang dipaparkan oleh para pemateri, dan bisa diaktualisasikan di lingkungannya masing-masing, karena desa Pa’bentengan ini sudah ditunjuk sebagi desa tangguh bencana.
Hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut sekertaris BPBD kabupaten Maros Syamsul Idrus S.STP ,MM, pendamping program Desatana, Sabri, camat Marusu H.Suardi Sawedi dan para tokoh masyarakat. Pelatihan ini mengusung tema “Dalam upaya peningkatan indeks desa membangun, menuju desa mandiri 2021.
Herman
Related posts:

Jumat Curhat Polda Sulsel Sambangi Warga Moncongloe

Usai Pelantikan, DPD dan DPC PSI Bogor Lakukan Aksi Sosial

Masyarakat Sulawesi Selatan Tergabung di "MATA" Deklarasikan Dukungan kepada Jenderal Andika Perkas...

Dampak Covid-19 Potensi Tindak Kriminal Bisa Terjadi, Jajaran Polres Maros Giatkan Patroli

Pemkab Maros Fokus Program Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Pedesaan

Bupati Majalengka Hadiri 'Panen Raya Kampung Tangguh Nusantara Lembur Tohaga Lodaya Desa Tangguh Ra...

Ciptakan Desa Bersih, Kades Baktiseraga Gst Putu Armada Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Sedini Mung...

Pasca Pungut Suara Polres Maros Siagakan Personil Diseluruh PPK

Test Swab Massal TGC Covid-19 Ditinjau Langsung oleh Bupati Majalengka







