RadarBuana.com | Maros — Penyaluran bantuan beras PPKM bagi warga KPM BPNT kini sementara tersalurkan di 14 kecamatan. Untuk hari ini Rabu ( 11/8/2021) ada 2 kecamatan target penyaluran hari ini, yakni Maros Baru dan Mandai.
Dari pantauan penyaluran hari ini, ada titik berasnya dibongkar di posko Dinsos, yakni desa Bori Masunggu dan kelurahan baji Pa’mai Kecamatan Maros Baru.
TKSK Maros Baru Syaiful didampingi fasilitator desa Bori Masunggu Yuanna Yusuf mengatakan, dua titik ini belum konek dengan pihak pemerintah setempat, sehingga beras PPKM ini dititip di posko dinsos.
Sampai beras datang dari Bulog, lanjut Syaiful, belum ada kepastian dari pemerintah desa dan kelurahan soal kesiapan kantornya dijadikan titik penyaluran.
“ini sementara koordinasi, karena berasnya sudah datang, jadi dibongkar sementara di posko, hanya dua titik ini, kalau desa dan kelurahan yang ada di Maros baru, semua dibongkar di kantor desa dan kelurahan masing-masing,” papar Syaiful.
Dijelaskan juga, jumlah data KPM BPNT ini, untuk Desa Bori Masunggu sebanyak 78 KPM dan kelurahan Baji Pa’mai sebanyak 176 KPM BPNT.
Kapala Desa Bori Masunggu, Syamsul Rijal yang dikonfirmasi lewat hp mengatakan, bukan menolak kantornya dijadikan titik penyaluran, tapi koordinasinya yang terlambat, apa lagi ini hari libur.
” Saya juga baru tau ini hari, soal beras ppkm Bpnt untuk jatah warga kami, nanti saya kordinasikan dulu dengan pihak dinsos, bagaimana beras tersebut disalurkan di didesa, agar warga tidak terlalu jauh mengambil bantuannya, ini cuma mis-komunikasi dengan petugas Dinsos didesa, tidak ada masalah itu,” jelas Syamsul Rijal.
Hal senada juga diungkapkan Lurah Baji Pa’mai yang membantah kalau dirinya dianggap menolak kantornya dijadikan titik penyaluran. Menurut nya ini hanya mis komunikasi dengan petugas di kelurahan.
“Ini hari libur, jadi kantor tertutup, siapa yang atur dan jaga beras disana. Tidak benar itu kalau saya dikatakan menolak, buktinya penyaluran tahap pertama, saya terima, cuma karena saat itu wilayah Maros baru masuk zona merah Covid-19. Jadi Penyaluran kami arahkan di rumah Marlina pendamping PKH beras ppkm tahap lalu, ” bantah M.Yahya Lurah Baji Pa’mai.
Sementara itu Kadis Sosial Kabupaten Maros Prayitno yang dikonfirmasi terkait soal ini, dia sangat kaget dengan adanya kisruh seperti itu.
Prayitno mengaku baru tahu kalau ada hal seperti itu terjadi.Menurunya sangat menyangkan tejadinya hal semacam itu.
“Sayang sekali kalau ada pihak yang tidak merespon dengan baik program pemerintah ini, semua pihak harus mendukung program kementerian sosial ini, apa lagi saat ini masih situasi Pandemi covid 19, masih banyak Warga yang terdampak,” jelasnya.
Menurut Kadis, akan koordinasikan masalah ini kepada semua pihak, terutama pihak pemerintah desa dan kelurahan, semua harus berkoloborasi melayani masyarakat.
“Kami akan bertegas lagi alur koordinasinya dengan semua pihak, agar program ini berhasil dengan baik, agar waktu dan tepat sasaran, ” pungkas Prayitno Kadis Sosial Kabupaten Maros.
Herman.
Related posts:

Kapolri Akan Perkuat Akselerasi Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi

Wabup Gowa Apresiasi Porseni PGRI Gowa Berharap Lahirkan Jiwa-jiwa Sportifitas dan Integritas

Lewat Program Tabligh Akbar Pemkab Gowa Bangun Sinergitas Bersama Masyarakat

Kapolda DIY Perintahkan Dirlantas Cari Solusi Mencegah Laka di Underpass

Semarakkan Hari Guru 2021, Bupati Lakukan Open House Bagi Satuan Paud dan Peserta Didik

Pelantikan Eselon III.a, Eselon IV.a dan Eselon IV.bdi lingkungan Pemkab Lampung Barat Tahun 2022.

Ribuan Warga Kecamatan Bontoa Datangi Kantor Camat

Adnan Lepas Gelombang Ketiga Imam Desa/Kelurahan Belajar di Quantum Akhyar Institute

LIDIK PRO Sulsel Soroti Proyek Asal-Asalan di Kecamatan Galesong Utara







