DKI Jakarta

Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Tunai Pangan Rp300 Ribu Kepada 800 PKL dan Warung

×

Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Tunai Pangan Rp300 Ribu Kepada 800 PKL dan Warung

Share this article

RadarBuana.com | Jakarta – Polsek Cipayung Polres Metro Jakarta Timur, telah selesai melaksanakan tugasnya sebagai pelaksana lapangan atau penyalur bantuan tunai pangan sebesar Rp300 ribu kepada pedagang kaki lima (PKL) dan Warung.

Hal ini disampaikan Kapolsek Cipayung Kompol Bambang Cipto melalui Ipda Suyanto Panit Bimas Polsek Cipayung Polres Metro Jakarta Timur. Ia mengatakan, jadi siang hari ini kita mulai dari pagi jam 8.30 WIB sampai jam rencananya mungkin sampai jam 14.00 WIB sebentar lagi selesai.

“Kegiatannya adalah penyaluran bantuan tunai pangan, jadi pengganti ataupun membantu yang pengganti pangan atau minyak goreng. Dengan naiknya harga minyak goreng, maka ada kebijakan dari pemerintah memberikan bantuan tunai pangan sebesar Rp300 ribu per pedagang,” tutur Suyanto di Mapolsek Cipayung, Kamis (28/4/2022).

Lanjutnya lagi, jadi sasarannya adalah para pedagang kecil, seperti jual gorengan, siomay, ketoprak dan lain sebagainya. Ini sudah tahap kedua dan sudah hampir selesai penyalurannya.

“Jadi sementara sasaran atau targetnya adalah para pedagang, karena pedagang khususnya pedagang kecil ya, yang jualannya sangat kecil, seperti jual gorengan, siomay, gerobak-gerobak di pinggir jalan. Jadi pedagang pun tidak semua pedagang, kalau mereka seperti pedagang sembako, pulsa dan lain sebagainya, pedagang on-line juga tidak masuk juga,” jelas Panit Binmas.

Namun menurut Ipda Suyanto, untuk yang diluar PKL dan Warung, itu belum bisa mendapatkan bantuan tunai pangan Rp300 ribu tersebut.

“Jadi sementara, kita penyalurannya adalah sasarannya pedagang kecil, mungkin nanti ada kebijakan terkait dengan penerima dengan persyaratan dan ketentuan diluar pedagang. Nanti kita tunggu perintah atau kebijakan selanjutnya,” terang Suyanto.

Ipda Suyanto juga menjelaskan alur untuk penerima manfaat bantuan tunai pangan Rp300 ribu, untuk pendataannya atau penyalurannya sesuai dengan KTP domisili.

“Nanti diarahkan dan alamatnya nanti menyesuaikan, kalau memang KTP Jakarta Timur, ya ngambilnya di timur, penyalurannya pun juga di Polsek-polsek sesuai dengan Kelurahannya masing-masing. Demikian juga dengan Kelurahan ataupun Kecamatan untuk wilayah Jakarta dan yang lain,” paparnya.

Dilihat dari data, sambung Suyanto, untuk di Polsek Cipayung, untuk yang pertama kemarin 584 orang hampir 600, untuk hari ini 214 orang. Jadi ini yang kedua, jadi totalnya berarti sekitar 800an.

“Mayoritas pedagang gorengan dan pedagang yang sifatnya sementara, seperti jual bukaan di pinggir jalan, atau jual siomay pakai sepeda, jadi pedagang kecil lah sasarannya,” kata Suyanto.

Kami berharap, kita sebagai penyalur atau pelaksana lapangan, harapannya ini bisa bermanfaat atau berguna.

“Membantu mereka yang terdampak, yang sudah kita salurkan mudah-mudahan tepat sasaran. Sesuai dengan program pemerintah yang disalurkan melalui kita,” tutup Ipda Suyanto.

Terpisah, Wastra Samsudin (65) salahsatu warga Jatinegara, Jakarta Timur, saat ditemui wartawan dirinya mengaku kalau kedatangannya di Polsek Cipayung, dalam rangka mengambil BLT dari program pemerintah yang Rp300 ribu, atas kelangkaannya minyak goreng.

“Informasi ini saya dapat, dari kesatuan Binmas. Saya datang seorang diri,” ujarnya.

Program bantuan tunai pangan ini menurut Wastra Samsudin cukup bagus.

“Kebetulan juga saya sendiri memang dari keluarga Polisi, anak saya anggota juga, dinas di Polsek Menteng, Jakarta Pusat,” ucapnya.

“Harapannya kedepan, untuk kesejahteraan masyarakat tolong diperhatikan, khususnya terhadap pemerintah,” pungkasnya.

Fhm79

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *