RadarBuana.com | Gowa,– Program Kegamaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yaitu Satu Hafidz Satu Desa dan Kelurahan diapresiasi oleh Ustadz Hilman Fauzi saat menjadi penceramah pada kegiatan Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah (PQJI) Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Jum’at (5/8/2022).
Menurutnya, program ini akan membawa pada kemuliaan. Karena salah satu untuk bisa mendapatkan kemuliaan kata Dai Nasional ini adalah dengan mendekatkan diri Kepada Al Quran, salah satunya dengan cara membaca ataupun menghapal Al Qur’an.

“Yakin setiap apapun dan siapapun yang dekat dengan Al Qur’an pasti akan mulia hidupnya. Mudah-mudahan ini menjadi satu program yang bisa terlaksana sehingga dengan Nur Cahaya Al Qur’an bisa menjadikan Kabupaten Gowa semakin bercahaya, maju, bermartabat dan tentunya semakin dijaga oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Selain program Satu Hafidz Satu Desa dan Kelurahan, Ustadz Hilman Fauzi juga mengapresiasi Program Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah Pemkab Gowa. Dirinya beharap kedepan program ini terus berjalan siapapun yang memimpin di Kabupaten Gowa.
“Ini kegiatan yang sangat baik dan mulia karena dengan kegiatan Jum’at Ibadah kita bisa mengajak ASN khususnya di Kabupaten Gowa untuk lebih lembut hatinya, tenang perasaannya. Dengan pencerahan qalbu tentunya juga menyejukkan dan mendamaikan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa, Pemkab Gowa menjadikan Program Keagamaan menjadi salah satu program prioritas. Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah dan Satu Hafidz Satu Desa dan Kelurahan bagian dari Program Keagamaan Pemkab Gowa.
Guna mendukung Satu Hafidz Satu Desa dan Kelurahan ini Pemkab Gowa, Adnan mengatakan Pemkab Gowa sudah membangun Rumah Tahfidz Qur’an di Kecamatan Bajeng. Program ini bekerjasama dengan desa dan kelurahan, dimana setiap desa dan kelurahan mengirim warganya untuk dijadikan penghapal Al Qur’an.
“Selain itu, kita juga bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar, sehingga program ini juga disebut dengan Mahasantri, karena mereka juga akan terdaftar sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar,” ujar Adnan.
Bupati Adnan menjelaskan bahwa, mahasantri ini akan fokus menghapal Al Qur’an selama tiga tahun di Rumah Tahfidz milik Pemkab Gowa, kemudian ditambah satu tahun atau dua semester kuliah di UIN Aluddin Makassar.
“Selama dua semester mereka akan kuliah di UIN Alauddin Makassar dengan mata kuliah yang berkorelasi dengan hapalan Al Qur’an, seperti Sosiologi Agama, Perbandingan Mashab dan Ilmu Hadits. Seteleh selesai mereka akan mendapat gelar sarjana atau S1 dari UIN Alauddin Makassar,” tambahnya.*/Kartia
Related posts:

Pemerintah Kabupaten Maros Pusatkan Penyembelihan Hewan Kurban di Puskeswan Kecamatan Bantimurung

Bupati Majalengka Gelar Konferensi Pers, Terkait Peninjauan PSBB Menuju New Normal

Kejar Target Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Per...

Peluang Asuransi Digital Qoala Plus Banyak Bisa Dieksplor di Jawa Tengah

Kades Sangiang: LKBA Sebagai Motivasi Membangun Kesadaran Masyarakat Bergotong Royong dan Bersilatu...

Kapolsek Tompobulu Pantau Vaksinasi Di Pasar Rakyat Desa Bonto Matinggi

Memulai Pembangunan Rumah Khusus Polri Polsek Panyingkiran, Kapolsek Panyingkiran Pimpin Do'a Bersa...

80 Kepala Desa di Kabupaten Maros Aksi Unjuk Rasa Meminta Presiden Merevisi Perpres No.104 Tahun 2...

Bupati Maros Pantau Penyaluran Bantuan Logistik Kepada Warga Terpapar Covid-19 Di Kecamatan Turikal...







