RadarBuana | Bali – Berapa puluh miliar potensi kerugian negara dialami setelah Pemkab Buleleng memasukan tanah Batu Ampar desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak/Buleleng sebagai Asset seluas 45 hektar.
Mirisnya ada temuan BPK pada tahun 2019 sampai sekarang belum ada keterbukaan informasi oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng terkait pemanfaatan Asset Daerah di Pejarakan yang dimanfaatkan oleh Pihak ketiga,
Sudah menindaklanjuti temuan BPK sejak 5 tahun lamanya pemkab Buleleng…? pasalnya semakin lama Pemerintah Kabupaten Buleleng tidak menindak lanjuti, maka semakin besar kerugian Negara/Daerah yang terjadi sebagai akibat tidak adanya MoU antara Pemkab dengan Pihak ketiga yang memanfaatkan Asset Pemkab seluas 45 Hektar tersebut.
Tanah klass 1 dan premium jika disewakan atau dikontrakan selama 7 tahun seluas 45 hektar maka potensi kerugian negara bisa mencapai puluhan miliar rupiah. Masyarakat Buleleng merasa ada dugaan diskriminasi karena tanah seluas 45 hektar diberikan secara gratis kepada Pihak ketiga yang merupakan bukan orang asli warga Buleleng.
“Kami Masyarakat Buleleng yang sudah turun temurun menjadi Warga Masyarakat Buleleng merasa dirugikan oleh kebijakan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang terkesan ada DISKRIMINASI dan melakukan KONSFIRASI dengan Pihak ketiga yang merupakan orang asing/non pribumi terhadap warga pribumi” ungkap masyarakat yang diwakili LSM Aliansi Bukeleng, Kamis (7 Maret 2024) dihadapan awak media.
“Untuk itu kami LSM Aliansi Buleleng Jaya menuntut keadilan dan mempertanyakan Tata Kelola Pemerintahan yang dalam hal ini terkesan berbau sangat tidak sedap/ amis dan terindikasi terjadi penyalahgunaan wewenang yang memicu terjadinya krisis ketidakpercayaan Masyarakat Buleleng kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng. Semoga aparat penegak Hukum khususnya yang ada di Buleleng ataupun di Bali segera menindaklanjuti Informasi dan keluhan Masyarakat demi tercapainya WBK (wilayah bebas korupsi) yang dicanangkan oleh Negara,” pungkas LSM Aliansi Buleleng dalam keterangannya.
Terkait persoalan ini. Media RadarBuana.com mencoba konfirmasi pihak terkait.Namun hingga berita ini dimuat belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi.
(tim).
Related posts:

Semua Bungkam Terkait Setatus Lahan Perumahan Seranggas Kabupaten Lampung Barat, Ada Apa?

Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota dan Pengurus Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Operasi Pasar Yang Digelar di Kota Cirebon Gelontorkan 25 ribu Liter Minyak Goreng

Kejagung Nyatakan Berkas Lengkap, Polri: Bukti Komitmen Usut Tuntas Kasus Sambo

Kabag Psikolog SDM Polda Sulsel Pimpin Tim Trauma Healing Hibur Anak-Anak Korban Bencana

Wakil Bupati Lambar Hadiri Gelar Pasukan Satgas Penanggulangan Bencana

Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Sulsel Salurkan 27 Laptop Bantuan Pertamina Foundation

Peduli Korban Gempa Cianjur, ARSSI Terjun Langsung Berikan Bantuan Untuk Korban Dampak Gempa

Lapas Kediri Manfaatkan Lahan Luas SAE Untuk Sektor Pertanian







