RadarBuana.com | Takalar – Sebanyak sepuluh warga binaan perempuan Lapas Takalar ikuti program pelatihan kemandirian pembuatan tas dari tali kur (tas rajut).
Program pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini, berada di bawah bimbingan UMKM EMS Production atas rekomendasi Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Takalar, dan diawasi oleh petugas Lapas Takalar.
Plt. Kalapas Takalar, Ashari mengungkapkan jika pelatihan ini diharapkan bisa menumbuhkan kreatifitas warga binaan dan menjadikan mereka pribadi yang lebih produktif.
“Pembuatan tas rajut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang kami rancang bersama Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Takalar. Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan bisa mengasah kreatifitas dan menjadi manusia yang lebih produktif, sehingga kelak punya bekal saat mereka bebas nanti,” kata Ashari, Senin (3/10/2022).

“Tas rajut ini rencananya akan kami pasarkan dalam waktu dekat, sebagai hasil dari produk keterampilan warga binaan,” tambahnya.
Related posts:

Polres Ciko Peringati Maulid Nabi dengan Pemberian Santunan pada Anak Yatim

Kemenkumham Sulsel Apresiasi Vaksinasi LPKA Maros Targetkan 100 Persen

Upaya Pemberantasan Narkotika Polda Jatim Bangun Sinergitas Dengan BNNP

Gali Wisata Lambar, Tim Talen Hunting Bagimu Negeri Audensi ke Kediaman Bupati Parosil

Binrohtal Polres Takalar, Bentuk Karakter Anggota Polri Lebih Humanis

Peringati HUT Polairud Ke-71, Polairud Polres Cirebon Kota Gelar Baksos Bersih Parit Pelabuhan

Poktan Tamarunang Kelurahan Baju Bodoa Kecamatan Maros Baru Terima Bantuan Traktor dari Kementan

Pemerintah Pekon Padang Dalom Kec. Balik Bukit Lambar Salurkan 3 Bulan BLT DD

Kapolres Karangasem AKBP Suartini Pimpin Patroli Antisipasi Radikalis Jalur Laut







