DaerahJawa BaratPertanian

Wujud Nyata Implementasi Kerja Sama Strategis, FKDB dan Polri Gelar Tanam Perdana Jagung 150 Hektare di Indramayu

×

Wujud Nyata Implementasi Kerja Sama Strategis, FKDB dan Polri Gelar Tanam Perdana Jagung 150 Hektare di Indramayu

Share this article
​Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Karyoto, turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan ini.

Radarbuana | Indramayu  – Kesepakatan strategis antara Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini memasuki fase implementasi konkret. Realisasi dari perjanjian kerja sama ini ditandai dengan penanaman perdana jagung hibrida di lahan seluas 150 hektare di kawasan Gantar dan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (11/12).

​Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Karyoto, turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan ini. Kehadiran jenderal bintang tiga tersebut menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan sebuah aksi nyata untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Operasionalisasi Dukungan Asta Cita

Dalam sambutannya, Komjen Karyoto menegaskan bahwa langkah FKDB dan Polri ini adalah bentuk operasionalisasi langsung dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mencapai swasembada pangan.

​”Polri dalam hal ini mendorong penuh program pemerintah. Penanaman jagung di wilayah Indramayu ini adalah bukti implementasi yang akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Karyoto.

​Ia menjelaskan pembagian peran strategis dalam ketahanan pangan nasional, di mana TNI berfokus pada komoditas padi (beras) sebagai makanan pokok, sementara Polri mengambil peran vital pada komoditas jagung.

Membangun Rantai Pasok Mandiri

Implementasi kerja sama ini dirancang untuk menciptakan efek domino ekonomi yang kuat. Berdasarkan analisis di lapangan, Karyoto memaparkan bahwa jagung adalah kunci dari stabilitas harga protein hewani.

​”Padi untuk makanan pokok, sedangkan jagung larinya ke pakan ternak. Jika harga jagung terjangkau karena diproduksi secara lokal, maka harga pakan ternak akan stabil. Imbasnya, harga telur dan daging ayam tidak akan melambung tinggi,” jelas Kabaharkam.

​Kerja sama FKDB dan Polri ini memotong rantai logistik yang selama ini membebani biaya produksi. “Dengan adanya sentra jagung di Indramayu, pakan ternak tidak perlu lagi dibeli jauh-jauh dari Jakarta atau Surabaya. Efeknya langsung dirasakan pada program makan bergizi gratis untuk anak sekolah, di mana telur dan ayam menjadi lebih terjangkau dan tersedia,” tambahnya.

Komitmen FKDB: Kesejahteraan Petani Melalui Bagi Hasil

Sebagai mitra strategis Polri, FKDB memainkan peran krusial dalam manajemen lahan dan pemberdayaan masyarakat. Ketua FKDB Wilayah Indramayu, Haji Mulyadi, menjelaskan bahwa implementasi program ini melibatkan pemanfaatan lahan tidur milik Perhutani dan Pemkab Indramayu dengan skema yang pro-rakyat.

​”Kami tidak hanya menanam, tapi membangun ekosistem. FKDB menyiapkan off-taker (pembeli siaga) agar petani mendapat kepastian pasar. Skemanya adalah bagi hasil: 70 persen untuk petani penggarap dan 30 persen untuk pengelola. Ini komitmen kami agar petani mendapatkan benefit maksimal,” tegas Mulyadi.

​Mulyadi menambahkan bahwa dukungan penuh Baharkam Polri menjadi katalisator yang memungkinkan lahan-lahan tidak produktif di Indramayu kini berubah menjadi lumbung pangan bernilai ekonomi tinggi.

Apresiasi Sinergitas

Kegiatan yang dihadiri oleh para Kakor, Karo, dan Direktur jajaran Baharkam serta Wakil Bupati Indramayu ini ditutup dengan penyerahan simbolis bibit jagung hibrida kepada kelompok tani.

​Sebagai simbol soliditas kerja sama, Ketua FKDB Haji Mulyadi menyerahkan plakat penghargaan kepada Kabaharkam Polri, Komjen Karyoto. Kedua belah pihak optimis, implementasi kerja sama ini akan menjadikan Indramayu sebagai model percontohan nasional dalam sinergi sipil-polisi untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

(Igo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *