Radarbuana.com | Kota Cirebon– Mulai hari ini Kota Cirebon serempak memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Senin (10/01/2022).
Siswa dan Bapak/ Ibu guru tampak antusias, namun tidak lupa mengecek suhu tubuh sebelum masuk wilayah sekolah. Ketika kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 06.45 WIB. Semua siswa masuk ke kelas masing-masing, begitupun guru.
Kepala SMAN 2 Cirebon Dr. H. Nendi,S.Pd,M.M saat ditemui radarbuana.com di hari pertama PTM 100 persen mengatakan, sebagaimana Pemerintah Kota Cirebon yang telah mengizinkan, bahwa kegiatan PTM sudah dapat dilaksanakan 100 persen dari kapasitas kelas sesuai dari pertimbangan yuridis yang ada, Kota Cirebon berada dalam PPKM Level 2,” Ujar Haji Nendi di ruang kerja didampingi oleh Wakasek Kesiswaan, Deddy Setiawan, S.Pd dan Wakasek Humas, Aris Hendaris,S.Pd
Haji Nendi menjelaskan, atas keputusan Pemkot Cirebon tersebut, SMAN 2 Cirebon sudah bersiap sejak Jumat pekan lalu. Kemudian pada Sabtu (08/01/2022), sekolah menggelar rapat untuk menyamakan persepsi semua guru dan staf. “Hari Minggu, kami mempersiapkan ruangan kelas. Kami semprotkan desinfektan,” ujarnya.
Hari ini, Ungkap Nendi, guru dan staf sudah bersiap sejak jam 06.00 Wib, untuk memantau siswa yang masuk ke area sekolah. “Supaya ketika masuk, mereka (siswa) tidak terjadi kerumunan,” jelasnya
Kepala SMAN 2 Cirebon menegaskan, dari skrining tes suhu di pintu masuk, alhamdulilah tidak ditemukan siswa yang suhunya di atas 36,5 derajat, sehingga dari suhu tubuh sesuai dengan protokol kesehatan siswa bisa masuk ke sekolah.
“Dalam PTM 100 persen ini berharap bisa maksimal kualitas bisa didongkrak lebih cepat. Bagaimanapun SMAN 2 merupakan barometer pendidikan di kota Cirebon. Alhamdulilah tidak ada kendala apapun sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran lebih maksimal siswa-siswi bisa menangkap materi yang diberikan bapak/ ibu guru, terutama siap dalam menghadapi UNBK, SMPTN, menghadapi UTBK serta SMAN 2 bisa mengantarkan siswa-siswi masuk ke perguruan tinggi sesuai harapan siswa dan orang tua,” terang Haji Nendi.
Dalam kesempatan tersebut Wakasek Kesiswaan, Deddy Setiawan memyampaikan,” Bahwa kegiatan Eskul untuk siswa akan dimulai pada Selasa (17/02/2022) dengan menerapkan Prokes yang ketat. Dengan jumlah Eskul yang ada 19, namun untuk saat ini hanya prioritas 3P ( Pramuka, PMR dan Paskibraka), dengan pelaksanaan kegiatan Eskul setelah jam pembelajaran usai,” ujarnya.
Sementara itu Wakasek Humas, Aris Hendaris menambahkan,”Alhamdulilah kegiatan PTM 100 persen yang dimulai hari ini dilaksanakan pagi jam 06.00 dengan skrinning pemeriksaan suhu tubuh dengan Protokol Kesehatan yang ketat. Antusiasme kerinduan siswa dan guru sangat terasa menginggat selama kurang 6 (enam) bulan tidak saling bertatap muka secara langsung. Dan proses PTM 100 persen berlangsung kondusif dan lancar,” pungkasnya.
Rio
Related posts:

KAI Daop 3 Cirebon: Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan yang Terjadi dan Berterima Kasih Atas Kesabaran...

Pelantikan Ketua DPW Unsur Pelaksana Instansi Vertikal OPD dan Kecamatan Se-Kab.Lambar

Optimalkan Pelayanan Publik, Polda DIY Luncurkan Aplikasi Angkringan SDM

Walikota Sampaikan Visi “Cirebon Setara Berkelanjutan” Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

Komitmen Lahirkan Atlet Unggul Lewat Kegiatan Turnamen, Pemkab Gowa Gelar Bupati Gowa Cup U-12

Wujud Dukungan Pimpinan Kepada Personel, Kapolres Majalengka Kunker ke Polsek Majalengka Kota

Pemkab Lambar Bahas Penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM

Pembangunan Assessment Center Kota Cirebon, Komitmen Untuk Meningkatkan Kualitas ASN

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Dilshod Alimov Melalui Kuasa Hukum Polisikan Direktur PT. Legal In...







