Radarbuana | Jakarta — Nama Oki Setiana Dewi sudah lama dikenal publik sebagai aktris, penulis buku, pendakwah, sekaligus pengasuh pesantren. Kini, perempuan kelahiran Batam itu menambah satu peran baru dalam hidupnya: dosen tetap Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Pada 11 September 2025, Oki resmi dikukuhkan sebagai dosen tetap di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Sekolah Pascasarjana UMJ. Acara berlangsung di Auditorium dr. Syafri Guricci, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ, dengan penuh apresiasi dari jajaran pimpinan kampus.
Sejak awal kariernya, Oki dikenal tidak pernah berhenti menimba ilmu. Setelah menyelesaikan Magister Pendidikan Anak Usia Dini di Universitas Negeri Jakarta (2016), ia melanjutkan studi doktoral di dua kampus sekaligus: UIN Syarif Hidayatullah (konsentrasi Komunikasi dan Dakwah) serta PTIQ Jakarta (konsentrasi Pendidikan Al-Qur’an).
Kini, ia juga tengah mendalami ilmu Usuluddin di Universitas Al-Azhar, Mesir. “Saya ingin terus belajar, karena pendidikan itu tidak berhenti pada gelar, tapi pada pengabdian,” ujar Oki dalam kesempatan tersebut.
Di sela kesibukan kuliah dan mengajar, Oki tetap aktif menjalankan dakwah. Ia bahkan punya cara unik mendidik anak: menggilir mereka ikut menemaninya saat berceramah. “Supaya mereka melihat langsung bagaimana interaksi saya dengan masyarakat. Itu juga quality time buat kami,” katanya sambil tersenyum.
Sejak 2016, Oki juga membina Pesantren Maskanul Huffadz. November lalu, pesantren itu meluluskan lebih dari 300 penghafal Al-Qur’an dalam acara wisuda akbar yang penuh haru. Puluhan beasiswa dan hadiah umrah diserahkan kepada santri berprestasi.
Disambut UMJ dengan Antusias
Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, S.Sos., M.Si., menilai Oki sebagai sosok inspiratif. “Beliau bukan hanya akademisi, tetapi juga figur publik dengan pengaruh besar. Kehadirannya di UMJ akan memberi warna baru dalam pengembangan ilmu dan dakwah,” jelasnya.
Setelah prosesi pengangkatan, Oki langsung mengisi Stadium General di hadapan mahasiswa. Dengan gaya bertutur khasnya, ia berbagi pandangan tentang pentingnya integrasi antara pendidikan formal, dakwah, dan pembinaan karakter.
“Cita-cita saya sederhana: ingin melahirkan generasi Indonesia yang mencintai ilmu, berakhlak, dan bermanfaat untuk umat. Menjadi dosen di UMJ adalah salah satu jalan menuju ke sana,” tutur Oki menutup acara.
(Editor:Migo)
Related posts:

Kinerja Bawahan Gubernur Dipertanyaksn, Tawuran Pelajar Tak Berhenti

Dari 4.593 Kampus di Indonesia, Hanya 56 Sudah Terakreditasi Unggul

Cegah Hujan Deras, Kemenristek dan BPPT Bersama BNPB, BMKG, LAPAN, dan TNI AU, Modifikasi Cuaca

Cetak Pemimpin Muda Anti-Korupsi, DPD Bamus Betawi 1982 Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan

Gisel Tersangka Video Syur, Begini Kata Seto Mulyadi Tanggapi Pengasuhan Anak

STQH Nasional ke-28 di Kendari Fokus pada Pembinaan Generasi Qur'ani dan Kerjasama Antar Lembaga

IPW Tuding Ada "Mafia Hukum" di Dittipideksus Bareskrim, Desak Kapolri Periksa Brigjen Ade Safri

Executive Forum SEVIMA, Mantan Menteri Pendidikan Nuh dan Ratusan Rektor Akan Kupas Strategi Kampu...

Kapolda Metro Jaya: Operasi Keselamatan Jaya 2025 Fokus ke Edukasi







