RadarBuana | Gowa –Diduga adanya pungutan uang perpisahaan di SMK Negeri 3 Gowa sebesar Rp 50rb per siswa
Selain itu, ada lagi baju yang di haruskan seluruh jurusan untuk di bayar oleh orang tua siswa senilai Rp 95rb per siswa
kegiatan perpisahan siswa bukan bagian dari rangkaian kegiatan belajar mengajar di sekolah.
pungutan liar dalam bentuk uang seragam Prakerin sekolah, seluruh jurusan jumlah siswa yang di duga juga terdapat pada SMK Negeri 3 Gowa
SMK Negeri 3 Gowa, di Pimpin oleh, Muh Jafar, S.Pd, mengakui adanya para siswa yang saling mengumpulkan uang senilai Rp 50rb per siswa, untuk kegiatan perpisahaan tersebut
Selain itu, Jafar juga membenarkan, pembelian baju seragam Prakerin sekolah seluruh jurusan seharga Rp 95rb
Untuk perpisahaan ” Itu siswa sendiri yang saling mau kumpul uang” tandas Jafar
Ia lanjut ” Orang tua siswa juga setuju di depan ketua komite dan Humas sekolah untuk kegiatan buat baju dalam rapat ” tambah Muh Jafar selaku Kepala Sekolah, di ruangan kantornya,Senin (17/07/2023)
Dirinya juga sebut Wakasek Humas Saharuddin , yang koordinir baju seragam prakerin yang di maksud
Kepala Sekolah bermaksud, pertemukan dengan pihaknya yang mengelola baju seragam prakerin, namun Saharuddin tidak berada di ruangan sekolah yang di tuju, pada media ini
Di duga modus pungli lewat pembelian baju prakerin seharga Rp 95.000,- (Sembilan puluh lima ribu rupiah) dan bayar uang perpisahaan senilai Rp 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah), di SMK Negeri 3 Gowa .
(Kartia)
Related posts:

Mall Pelayanan Publik Pemkab Gowa Mulai Dibangun, Layanan Publik Lintas Vertikal Ditarget Rampung A...

Kunjungi Habib Syech, Kapolri Bahas Soal Penanganan Covid-19 dan Program Vaksinasi Nasional

Lapas Kelas I Kota Cirebon Dibawah Kepemimpinan Yulius Sahruzah, Wujudkan Pentingnya Zona Integrita...

Koster Pasang Kuda -kuda Kembali Maju Dari PDI Perjuangan Maksimalkan Pemilu 2024

DR.H.Ajiep Padindang: Moment HANI 2020, Sehat Tanpa Narkoba

Himpaudi Kabupaten Maros Menggelar Workshop Mendongeng

Kapolres Cirebon Kota Jum'at Ini, Cek Pelaksanaan Cek Point Perdana

Wilayah Masuk Zona Merah, Warganya Dapat Bantuan Dari Pemkab Maros

Forkopimda Jatim Dampingi Kunker Wapres RI di 2 Pesantren Jatim Beri Bantuan Santripreneur dan Pemb...







