NasionalPendidikanPendidikan

Didukung Kemenpora RI, Dyandra Promosindo Gandeng Tievel Unity Indonesia Foundation Gelar Kompetisi Marching Band di IIMS 2026

×

Didukung Kemenpora RI, Dyandra Promosindo Gandeng Tievel Unity Indonesia Foundation Gelar Kompetisi Marching Band di IIMS 2026

Share this article

Radarbuana | Jakarta – Tak hanya bicara dunia otomotif, kali ini Project Manager Dyandra Promosindo sekaligus Project Manager Indonesia International Motor Show (IIMS) berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) dan Tievel Unity Indonesia Foundation (TUIF) untuk menggelar kompetisi Marching Band memperebutkan Piala Kemenpora RI tingkat usia dini bertajuk “IIMS School Edutainment Marching Band Competition 2026” pada gelaran IIMS 2026 di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Ya, selain menghadirkan pameran otomotif, Project Manager IIMS 2026, Rudi MF juga menghadirkan beberapa program hiburan yang ditujukan untuk generasi muda dari berbagai kalangan mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMA/SMK).

Dalam wawancaranya bersama wartawan, Project Manager IIMS 2026, Rudi MF mengatakan bahwa dirinya tak selalu mengejar keuntungan semata dengan pagelaran pameran otomotif yang selama ini melekat kepadanya. Satu di antaranya adalah dengan menghadirkan IIMS School Edutainment. Selain untuk memperluas jangkauan audiens, program ini dilaksanakan guna memperkenalkan ekosistem otomotif pada generasi muda dengan konsep Edutainment yang mana menyelipkan unsur hiburan agar tidak terkesan kaku.

Rudi MF mengakui bahwa pada IIMS kali ini ada event spesial yang belum pernah dilakukannya seperti kompetisi Marching Band pada pameran otomotif yang menjadi tren eventnya.

“Setiap tahun memang sudah kita undang sekolah, SMK, dan mahasiswa. Tapi belum kita bikin kompetisi yang menyenangkan. Tahun ini, sekolah edutainment itu ada empat pilar. Ada kompetisi band antar sekolah, antar SMA, antar SMK. Itu sudah berjalan, tapi areanya di Gambir Expo. Terus kita bikin juga kompetisi cheerleader, kompetisi Ratoh Jaroe. Namun yang paling spesial kali ini adalah kompetisi Marching Band untuk peserta sekolah usia dini. Ada pre skul, TK, SD. Penyelenggaraan ini untuk yang pertama kalinya. Semoga ini berkelanjutan dengan event yang lebih meriah lagi,” papar Rudi MF di lokasi.

Rudi MF mengakui bahwa dirinya sempat kesulitan untuk mencari organisasi pegiat Marching Band yang mumpuni dan berkelas. Setelah mencari di internet, Rudi MF menjatuhkan kepercayaannya kepada Tievel Unity Indonesia Foundation (TUIF) sebagai leader event acara kompetisi Marching Band.

“Alhamdulillah saya menemukan Tievel Unity Indonesia sebagai penyelenggara event Marching Band dimana reputasinya sudah bagus dan sudah Go Internasional dengan sukses event kejuaraan dunia marching band ‘World Association of Marching Show Bands (WAMSB) World Championship 2025’ di Velodrome yang diikuti banyak negara luar dan didukung oleh pemerintah pusat seperti Kemenpora, Pemprov DKI Jakarta, Dispora, Kormi, dan semua pihak kompeten lainnya,” tutur Rudi MF.

Menurut Rudi MF pada IIMS 2026 ini pameran otomotif juga harus tetap berdampak pada edukasi, karena kelak anak-anak tersebut sebagai pengguna otomotif sehingga bisa memberikan pengetahuan sejak dini bagaimana berdisiplin dan mengendarai kendaraan dengan peraturan yang sudah ada.

Melalui program edukatif ini, IIMS 2026 menegaskan perannya tidak hanya sebagai pameran otomotif, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan kreativitas generasi muda.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum TUIF, Fanny F Syarifudin Alambai sangat mengapresiasi penyelenggara IIMS dimana ada event “IIMS School Edutainment Marching Band Competition 2026” yang melibatkan dunia Marching Band. Sebab menurut Fanny, kompetisi Marching Band pada tingkat usia dini sangat besar pengaruhnya bagi pengembangan kemampuan diri dan bakat anak-anak untuk mencapai prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

“Terima kasih kepada Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara IIMS 2026, Kemenpora RI yang selalu merekomendasikan dan mendukung TUIF sebagai kolaborator baik instansi ternama hingga dari pemerintah Indonesia. Juga kepada guru, pelatih, para pendamping, orang tua dan adik-adik yang sudah semangat dan bersedia mengikuti kompetisi ini. Semoga kedepannya adik-adik bisa meraih kesuksesan dengan prestasi gemilangnya,” papar Fanny.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga melalui Asisten Deputi Bidang Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Khairil Adha, S.Pd., MSi., mengharapkan bahwa Kompetisi Marching Band pada tingkat anak usia dini dimana anak-anak sebagai calon pemimpin bangsa kelak bisa memberikan prestasi gemilang yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“In Syaa Allah nanti adik-adik merupakan penerus calon pemimpin Bangsa Indonesia jadi harus tekun belajar, berprestasi dan selalu menjaga nama baik Bangsa Indonesia. Kita harus mencintai kesenian dan budaya kita. Salah satu budaya yang diwarisi adalah kegiatan Drum Band atau Marching Band. Kalau nanti adik-adik berprestasi nanti akan dikirim ke kejuaraan internasional. Kalau nanti menjadi juara di tingkat internasional dan mengharumkan nama bangsa maka lagu Kebangsaan Indonesia Raya akan berkumandang di Negara lain. Karena hanya ada dua kesempatan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang akan berkumandang yaitu ketika presiden berkunjung ke Negara lain dan kedua adalah jika adik-adik berprestasi atau mengharumkan nama baik Bangsa Indonesia di dunia internasional,” papar Khairil Adha memberi semangat.

Ia juga berpesan agar anak-anak Indonesia untuk terus bersemangat dan berlatih dan mengasah keterampilan diri agar terus bisa berprestasi dimasa yang akan datang. “Karena adik-adik ini adalah calon pemimpin di masa yang akan datang,” pungkas Khairil Adha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *