BantenDaerah

IASCIS Berikan Sembako dan Uang ke Pemilik Warung Jajanan

×

IASCIS Berikan Sembako dan Uang ke Pemilik Warung Jajanan

Share this article

RadarBuana.com | Tangerang Selatan – Ikatan Alumni Sinar Cendekia Islamic School (IASCIS) lintas generasi berbagi kasih, dengan memberikan paket sembako berupa 10 Kilo gram beras, 2 Kilo gram telur, 2 liter minyak sayur, mie instan, kecap, saos, kopi dan uang tunai, kepada Ibu Sainah dan Bapak Didi selaku pemilik warung jajanan sekitar lingkungan sekolah di Jalan Lengkong Gudang Timur Raya Nomor 10, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Jum’at (3/9/2021) malam.

Mengingat saat ini di Tangsel masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Maka dalam pemberian paket sembako ini tidak semua alumni yang tergabung di IASCIS turut serta, hanya diwakili dua orang saja oleh saudara Rafli Faturrahman (21) dan Abyan Pitutur Sae (21).

Pada kesempatan ini Rafli mengatakan, apa yang sudah mereka berikan bertujuan hanya ingin membatu, karena bagi dirinya dan alumni yang lain, kedua pemilik warung tesebut sudah dianggap seperti orang tuanya sendiri.

“Jadi kan dulu setiap balik sekolah tuh sering nongkrong di warung ini, sering ngobrol-ngobrol juga sama beliau berdua ini, jadi memang sudah ada kedekatan dari semasa saya sekolah dulu, karena kan sekolah saya tidak jauh dari warung ini,” tutur Rafli.

Adapun bantuan yang diberikan kepada pemilik warung tersebut berasal dari bantuan dana yang memang dikumpulkan dari tiga angkatan, terhitung dari angkatan 2018 hingga 2021.

Lebih lanjut Rafli menjelaskan, adapun bantuan yang diberikan sebagai bentuk penghargaan, dari para Alumni Sinar Cendekia Islamic School, untuk menghargai warung yang dulu pernah dijadikan tempat tongkrongan semasa sekolah, dan juga sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada pemilik warung.

“Bantuan yang kita berikan ini, biasanya kita berikan setiap Lebaran I’dul Fitri,” jelasnya.

Lebih jauh, sambung Rafli, ide seperti ini berawal dari angkatan yang sebelumnya, dan dirinya mengaku hanya meneruskan saja kebaikan-kebaikan yang sudah diberikan oleh angkatan terdahulu yang menjadi kakak kelas mereka.

“Tujuan kita biar membangun dari sisi kemanusiaan, dari pribadi kita masing-masing, karena sesama manusia kita berhak buat makan, buat dapat segala macam, jadi saling membantu aja,” ujarnya.

Untuk membangun komunikasi sesama alumni, Rafli menjelaskan bahwa hal itu dilakukannya melalu sosial media (Sosmed).

“Bisa lewat Line, WhatsApp, jadi kita juga punya grup, yang orang-orangnya pernah nongkrong bareng disini dulu,” ucapnya.

Kami berharap, hal seperti ini akan terus ada, dan akan dilanjutkan oleh angkatan-angkatan setelah kami agar nantinya tidak hilang. Dan juga rasa kekeluargaan nya bisa tetap terus terjalin,” imbuhnya.

Sementara itu, Didi pemilik warung sangat berterimakasih kepada para alumni yang dulu pernah nongkrong di warung miliknya.

“Saya doakan buat para alumni biar sehat semua, semoga pada sukses dan selalu dilancarkan segala urusannya,” ucap Didi sembari mengangkat kedua tangannya.

Diketahui memang Didi ini bekerja di sekolah Sinar Cendekia Islamic School sebagai petugas keamanan (Security) sejak beberapa tahun silam, dan Istrinya Sainah membantu roda ekonomi keluarga dengan berjualan membuka warung jajanan tidak jauh dari lingkungan Sekolah. Sehingga kedekatannya dengan para siswa atau alumni sangat akrab.

Didi dan Sainah berkata, Iya ilah ampe pangling kita, udah pada gede-gede sekarang, yang dulunya masih pada kecil-kecil banget. Ampe saya tepok-tepok badannya, sebut mereka bersamaan.

“Suatu kebanggan ini buat saya, allhamdulillah masih pada inget ama saya, udah lama bener soalnya, ternyata masih ngakuin ama saya,” canda haru Didi dan Sainah kepada para alumni yang datang mengunjungi warung miliknya.

Fhm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *