Jakarta, RadarBuana.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran meresmikan Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ di wilayah RW 01, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ ini merupakan program unggulan Kapolda Metro Jaya yang bertujuan menekan dan memutus rantai penyebaran covid-19.
“Kampung Tangguh Jaya merupakan proyek kolaborasi warga di tingkat RW sehingga dapat memaksimalkan 3 T (tracing, testing, treatment) berbasis komunitas,” ujar Fadil, Sabtu (20/2).
RW 01 Pondok Bambu menjadi lokasi proyek percontohan Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’, lantaran menjadi wilayah tertinggi kasus penularan covid-19 di wilayah Jakarta Timur.
Fadil Imran mengharapkan adanya penurunan angka dari terbentuknya Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ dengan pelacakan aktif pada warga yang bergejala.
Sebisa mungkin, masyarakat dapat memeriksakan kesehataannya melalui tes cepat dan memisahkan orang dengan gejala covid-19 untuk segera mendapat perawatan agar tidak terbentuk klaster keluarga.
Kemudian, program Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ juga menyasar warga yang terdampak covid-19 dengan membangkitkan UMKM dan pemberian bantuan seperti sembako dan sepeda.
Fadil juga menyarankan agar tiap lingkungan Rukun Tetangga di RW 01 Pondok Bambu berkomunikasi untuk mengingatkan warga yang tidak pakai masker dan mengecek kondisi warganya.
“Sehingga ketika ada warga yang terkonfirmasi positif covid-19 atau terdampak sosial ekonomi, maka warga bersama-sama melakukan langkah-langkah di bawah dukungan pemerintah dan TNI-Polri,” terang Fadil.
Sebagai proyek percontohan Kampung Tanggung Jaya ‘Cakra’ di kawasan RW 01 Pondok Bambu, sejumlah wastafel portabel ditempatkan di depan jalan pemukiman warga.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjadi bapak asuh Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ di tiga titik zona merah penyebaran covid-19 di Jakarta Timur.
“Kampung Tangguh Jaya ‘Cakra’ ini ada tiga titik berdasarkan arahan dan kebijakan Kapolda Metro Jaya bahwa masing-masing Direktorat di Polda terlibat dalam pembangunan kampung tangguh, jadi tidak hanya polres saja,” kata Sambodo.
“Kita ambil di tiga titik yang paling merah di Jaktim, yang pertama di RW 02 dan RW 04 Kecamatan Makasar dan RW 01 Pondok Bambu yang saat ini diresmikan oleh Kapolda Metro,” tandas Sambodo. */Tom
Related posts:

Kasus Pengeroyokan Anggota Kopasus dan Brimob di Obama Cafe Diambil Alih Ditkrimum Polda Metro

Tiga Pemasok Sabu ke Artis FTV Ridho Ilahi Diringkus

HANI 2024, Lapas Narkotika Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Mendapatkan Penghargaan dari BNN RI

Diduga Menimbun Obat Covid, 24 Pelaku Diamankan Polda Metro Metro Jaya

Makin Seru...! Dituduh Buat Keonaran, Deolipa Yumara Lapor Balik Advokat Anti Hoax ke Polres Jaksel

Polantas, Pol PP dan Dishub Lakukan Operasi Zebra 2010 di Jalan Daan Mogot Raya

Ketua Komisi III Dukung Kapolri Adakan Festival Mural, jamin Kebebasan Berekspresi

Sambut HKGB ke-69, Istri Kapolda Metro Jaya Bagikan Sembako di RW 09 Kebon Kosong

Berlanjut Setelah Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Tersangka, 4 Pimpinan KPK Lainnya Akan Diperiks...






