Pangandaran. RadarBuana.com – Program PUPR Kabupaten Pangandaran untuk bio septik tank menuai kritik para pencari berita, dari mulai pekerjaan sampai pengadaan barang yang diduga tidak sesuai anggaran yang diberikan pemerintah ke para ketua kelompok kerja masyarakat. Seperti di wilayah Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya, salah satu media massa online menulis ada oknum- oknum terkait yang meraup keuntungan, karena diduga ada keharusan belanja barang tanki septik tank ke salah satu perusahaan/ CV.
Lain halnya dengan masyarakat penerima manfa’at Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran,dengan bantuan septik tank yang diberikan pemerintah terkait merasa bersyukur dan ucapkan terimakasih karena selama ini ia belum pernah memiliki tempat pembuangan air besar yang maksimal. Adapun mengenai hal- hal lain ia tidak peduli yang pasti bantuan septik tank sangat diterima dengan baik.
“Kami penerima manfa’at sangat berterimakasih dengan diberinya septik tank yang sangat bermanfa’at ini, dan kami tidak lagi buang air besar sembarangan, mudah- mudahan kami bisa memanfa’atkannya,” ungkapnya.
Ditemui di tempat kerjanya, Ketua KKM Desa Sukanagara Yogi Suyanto didampingi Kepala Desa Sukanagara Tarso Sutarso mengatakan, dengan adanya bantuan septik tank ke Desa Sukanagara sangat di sambut antusias oleh warga masyarakat penerima manfa’at.
“Dengan adanya bantuan ini, Warga masyarakat Desa Sukanagara sangat antusias menerimanya karena selama ini mereka belum memiliki tempat pembuangan air besar, dan selama ini juga buang air besar di kebun- kebun terdekat, kini mereka sudah memiliki jamban dan tempat pembuangan air besar,” katanya.
Adapun permasalahan di luar sana bagi yogi tidak peduli apapun kata mereka yang pasti ia berusaha untuk kesejahteraan yang manfa’at bagi warganya.
Kepala Desa Sukanagara Tarso Sutarso juga meng amini apa yang dikatakan yogi Suyanto, yang pasti beliau sangat berterimakasih dengan adanya bantuan pemerintah seperti bio septik tank.
“Kami atas nama Kepala Desa Sukanagara mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah peduli kepada warga masyarakat kami, baik itu kesejahteraannya maupun kebersihannya, dan kami pun berusaha agar di lingkungan warga kami selalu bersih, kini waga kami yang tadinya buang air besar sembarangan, kini sudah memiliki tempat yang maksimal,” jelasnya.
Terkait dengan itu, kepala Desa Sukanagara berharap, program bio gas septik tank 2020 berlanjut ke tahun 2021 ini, karena masih ada warganya yang belum menerima program tersebut.
” Kami berharap program ini berlanjut, karena warga kami masih ada yang belum menerima program tersebut,” harapnya. Edy.
Related posts:

Humanis, Polwan Polres Maros Bagi Air Mineral dan Permen Kepada Pengunjuk Rasa

Lantik dan Kukuhkan 28 pejabat Administrator, Bupati: Penempatan Pejabat Dilakukan Dengan Penuh Ke...

Kapolres Cirebon Kota Dapat Apresiasi dari Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya

Temui Bupati Adnan, Ary Ginanjar: Program Keagamaan Pemkab Gowa Bisa Jadi Role Model di Indonesia

Deklarasi Kelompok Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Setia pada Pancasila dan NKRI

Tingkatkan Wasdal dan Waskat Personil, Kapolsek Mundu Pimpin Apel Pagi

Lima Tersangka Dugaan Tipikor Pengadaan Dump Truck Akan Segera Dilimpahkan Ke Pengadilan Negeri Mak...

Bupati Parosil Mabsus Membuka FGD Penyusunan LBDA Tahun 2021 Secara Virtual

4 Guru Asal Maros Ukir Prestasi di Hari Guru Nasional 2020







