JabodetabekPendidikan

Kolaborasi Gallery Kampoeng Baroe dan TUIF Hadirkan Juara Tari Betawi 2026

×

Kolaborasi Gallery Kampoeng Baroe dan TUIF Hadirkan Juara Tari Betawi 2026

Share this article

Radarbuana | Jakarta – Di bawah langit Jakarta Timur, hujan rintik mengiringi lengang-lenggok tari ‘Ganjen Kipas’ diatas panggung megah Gallery Kampoeng Baroe pada Sabtu, (13/6/2026) seolah menegaskan Kota DKI Jakarta yang semakin kokoh menjelang Perayaan Hari Ulang Tahunnya ke 499.

Ya, tepat menjelang hari spesial untuk Jakarta, pemilik Gallery Kampoeng Baroe, Yuli Nogeti menggandeng Tievel Unity Indonesia Foundation (TUIF) untuk menampilkan wajah Jakarta dalam satu panggung seni budaya “Gebyar Lestari, Nandak Betawi”, dimana ada sebanyak 35 kelompok grup tari kreasi Betawi yang melibatkan ratusan peserta didik sekolah tingkat menengah dan kelompok masyarakat umum untuk meriahkan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah acara Gebyar Lestari Nandak Betawi ini berjalan lancar dan sukses. Ini event perama kali yang terbuka untuk umum. Saya tidak menyangka begitu antusiasme masyarakat untuk mengikuti acara ini. Peserta sengaja dibatasi hingga 35 kelompok agar tidak membludak. Itu pun masih ada sekira 5 grup lagi yang waiting list menunggu peserta yang mengundurkan diri. Awalnya saya pikir 7-10 peserta sudah cukup. Tapi nyatanya menjelang penutupan, pendaftaran terus muncul, luar biasa ini,” papar Ibu Geti, sapaan akrab Yuli Nogeti di kawasan Jalan Rambutan No.99 B, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.

Melihat antusiasme yang tak kunjung padam, Isteri dari Sukrawardi ini memberikan apresiasi yang tinggi untuk masyarakat, TUIF yang menjadi tambahan spirit dan inspiratif, Pemerintah Kota Kota Administrasi Jakarta Timur, para kolaborator seperti Komite Budaya Lions Club Indonesia Distrik 307A1, Komunitas Angklung Asri, PT. Patochemi Adhitama dan PT. Uji Utama Instrument, Ketua RT 011/08 Suyoto, dan perwakilan Camat Duren Sawit.

“Terima kasih yang tak terhingga untuk semuanya temasuk orangtua dan para pendamping. Saya juga tak menyangka Kasudin Kebudayaan Jakarta Timur hadir dan membuka acara ini, salam hormat untuk semua,” tambah Geti.

Sementara itu, Ketua Umum Tievel Unity Indonesia Foundation, Fanny Fatriani Syarifudin Alambai juga memberikan semangat dan apresiasi untuk para pelajar yang mau berpartisipasi dalam lomba tari kreasi Betawi ini.

“Anak-anakku sekalian, terima kasih atas partisipasinya. Teruslah berkreasi, berprestasi dan terus asah kemampuan diri kalian menuju masa depan gemilang. Selamat berlomba, junjung sportifitas yang tunggi saya yakin kalian hebat semuanya,” tutur Fanny diiringi tepuk tangan dari peserta.

Ditempat yang sama, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Timur, Berkah Shadaya mengatakan lomba tari betawi ini sejalan dengan agenda pemerintah Kota Jakarta Timur untuk selalu menjaga, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia sehingga pihaknya terus menyelenggarakan pelatihan Tari Nusantara seperti tari Betawi dan lain sebagainya.

“Belum lama ini kami usai menggelar pelatihan ‘Ragam Dasar Tari Topeng’. Karena gerakan-gerakan sebagian besar tari Betawi itu diambil dari Tari Topeng. Dengan pelatihan ini diharapkan para pelatih mengajarkan dasar dasarnya terlebih duhulu sebelum mengajar ke Jenis tari tertentu. Jadi yang selama ini mengambil dari YouTube mereka tidak tahu filosofinya apa gerakannya apa. Hal ini bisa menyebabkan pakem-pakem tari Betawi bisa hancur dan hilang. Jika filosofi dasar tari sudah dikuasai maka Insya Allah tidak sulit untuk membuat kreasi tari Betawi lainnya tanpa melenceng dari makna sesungguhnya. Btw terima kasih Ibu Geti, TUIF dan semua pihak yang telah menginisiasi lomba tari Betawi ini, tempat penyelenggaraannya juga sangat baik,” pungkas Berkah Shadaya.

Berikut daftar pemenang “Gebyar Lestari Nandak Betawi” Lomba Tari Kreasi Betawi Gallery Kampoeng Baroe:

1. Juara 1: Tari Ngasosi, dari team 1, SMPN 109, Jakarta.
2. Juara 2: Tari Mpok Waru, dari Sanggar Gantari Gita Katulistiwa.
3. Juara 3: Tari Kedok Upeti dari Giwang Prada team A.
4. Juara Harapan 1: Tari Kemilau Jakarta, dari Seni Budaya Khatulistiwa.
5. Juara Harapan 2: Tari Ancak Baritan, dari Tim 202/Tatra 202.
6. Juara Harapan 3: Tari Si Ariah, dari Triarts Production.
7. Juara Favorit: Tari Kembang Tarub dari team 3 Kencana Budaya Entertainment.
8. Juara Best Costume: Tari Rame Baradat, dari Tradibels SMPN 115 Jakarta.
9. Juara Best Cheers: Tari Ganjen Kipas dari SMPN 25, Depok, Jawa Barat.

Seluruh pemenang mendapatkan Piala, Sertifikat dan uang pembinaan. Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, panitia mendonasikan seluruh uang pendaftaran peserta ke Rumah Singgah Lions, Jakarta sebesar Rp20.000.000 dan Penderita Kanker, Jakarta sebesar Rp2.500.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *