RadarBuana.com | Maros — Untuk memastikan kondisi warganya jelang lebaran 1 Syawal 1442 H, Bupati Maros Chaidir Syam melakukan kunjungan mendadak ke sejumlah rumah warga kurang mampu yang berada disekitaran Kecamtan Turikale, tepatnya pada malam tersebut gema takbir sedang berkumandang di hampir seluruh pelosok Kabupaten Maros. Kedatangan Chaidir pun disambut haru sejumlah warga yang didatanginya.
Nenek Rahmah (81) misalnya, mengaku tak kuat menahan air matanya saat Bupati yang belum lama dilantik itu tiba-tiba datang ke rumahnya malam hari yang terletak di Kelurahan Boribellayya. Apalagi, diluar dugaannya, Chaidir yang tampil merakyat itu mendadak minta ijin masuk ke dapurnya. Padahal, tempat dia memasak itu keadaannya sangat kotor dan berantakan.
“Jujur, saya bangga dan sangat terharu punya Bupati yang merakyat seperti Pak Chaidir. Kami tak salah memilih beliau. Selain merakyat juga peduli kepada nasib rakyatnya. Sampai beliau masuk ke dapur yang kotor tanpa ada perasaan risih.
” Mungkin beliau ingin tahu, apakah pada malam takbiran ini ada beras yang bisa saya masak atau tidak, karena besok lebaran” ungkap nenek Rahmah dengan menggunakan bahasa Bugis sembari mengusap air matanya.
Sementara itu, Chaidir Syam yang disambut haru warganya mengaku sengaja melakukan blusukan mendadaknya itu karena ingin memastikan bahwa warganya dalam keadaan baik-baik saja. Terutama, jelang perayaan Idul Fitri, dimana semua warga yang merayakannya harus dalam keadaan penuh dengan kegembiraan, kebahagiaan dan suka cita.
Menurut Chaidir, Ramadhan dan idul Fitri itu harus memiliki makna sosial yang dalam. Bukan sekedar momen ritual keagamaan. Lebih dari itu, Idul Fitri yang secara harfiah berarti kembali ke fitrah, harus dimaknai sebagai momen kepedulian dan saling memaafkan. Karena itu, pada saat lebaran tiba, tak boleh ada warga yang tak punya sesuatu untuk dimasak atau dimakan.
Chaidir menegaskan, sebagai pemimpin dirinya merasa punya tanggungjawab moral dan jabatan untuk memastikan tak ada warganya yang tidak memasak pada malam takbiran ini karena tak punya beras.
Karena itulah, dirinya merasa harus turun langsung ke beberapa titik tertentu di masyarakat. Bupati yang baru dilantik menjadi orang nomor satu di kabupaten Maros ini memang dikenal dengan sangat peduli kepada masyarakatnya.
“Saya tak ingin Takbir ini berkumandang ditengah warga saya ada yang jangankan beli daging dan kue lebaran, buat beli beras saja tak punya. Idul Fitri sebagai hari kemenangan itu harus menjadi milik seluruh warga. Bukan hanya milik warga yang mampu saja. Tapi juga harus menjadi milik warga kurang mampu. Intinya, semua harus bahagia dan penuh suka cita,” tegasnya.
Chaidir menambahkan, sebagai Bupati, apa yang dilakukannya juga lebih dalam rangka melatih diri sendiri agar semakin peka dan peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan, apalagi warganya sendiri.
“Saya tak boleh dzolim terhadap rakyat saya sendiri, hanya karena tak mau tahu apa yang sedang terjadi dengan warga saya sendiri. Insya Allah, saya akan melakukan apapun untuk rakyat saya sesuai dengan power, jabatan dan otoritas yang saya miliki sebagai bupati,” tegasnya.
Dari pantauan awak media ini, sedikitnya ada 5 rumah warga kurang mampu yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Kabupaten Maros itu.
Nenek Rahma ( 81 tahun ) Salah satu warga yang dikunjungi Bupati pada saat itu, sangat terharu, sampai meneteskan air mata, dia tidak pernah menyangka akan kedatangan tamu istimewa dimalam takbiran tersebut.
Saya seperti mimpi, didatangi orang nomor satu di kabupaten Maros ini, seumur hidup barusan saya ketemu Bupati, ini salah satu berkah Ramadhan, saya seperti dituruni Lailatul Qadar, ujar nenek Ramah, yang masih segukan menahan deraian air mata bahagianya.
Herman
Related posts:

Distan Buleleng Pamerkan Produk Petani Dikantornya Padahal Deket Pasar Banyuasri

Cegah Penyebaran Corona, Kapolres Maros Instruksikan Jajarannya Dirikan Posko Pemantauan Kegiatan M...

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Terbesar Sepanjang 2022

Koperasi Polres Maros Gelar RAT Tahun Buku 2020 dan Memilih Pengurus

Dinas Sosial Kabupaten Maros, Lakukan Perbaikan Data Penerima Bansos 2021

Bupati Lampung Barat Bagikan Sembako,Masker & BLT DD Pekon Tribudi Makmur

Hadiri Simulasi Sispamkota, Adnan Harap Pelaksanaan Pilkada di Gowa Berjalan Aman dan Tertib

Ketua Forkowap Lambar Dorong Penegak Hukum Periksa Dinsos Kabupaten Lampung Barat

Kabid Humas Polda Sulsel: Data Covid-19 Beredar di Medsos Itu adalah Hoax







