Radarbuana | Badung – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar hadir langsung di tengah masyarakat Bali yang menjadi korban banjir bandang pada 10 September lalu. Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk solidaritas, tetapi juga disertai penyerahan bantuan sebesar Rp300 juta yang difokuskan untuk warga terdampak serta pemulihan fasilitas keagamaan, salah satunya di Pura Taman Beji Pasar, Badung.
Menag datang bersama jajaran pejabat Kementerian Agama, antara lain Staf Khusus Bidang Kebijakan Publik, Media, dan Pengembangan SDM Ismail Cawidu; Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija; Staf Ahli Menteri Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono; Rektor IAHN Mpu Kuturan I Gede Suwindia; serta Kepala Kanwil Kemenag Bali Komang Sri Marheni. Mereka langsung menyapa masyarakat di pelataran parkir Pasar Badung yang menjadi salah satu lokasi paling terdampak.
Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan doa bagi para korban yang meninggal dunia serta semangat untuk para penyintas.
“Kami turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Bali. Kehadiran ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Semoga bantuan ini, meski tidak seberapa, dapat meringankan beban dan menjadi langkah awal pemulihan. Mari kita semua tetap sabar dan yakin bahwa setelah ujian pasti ada jalan terang menuju bangkit kembali,” ujarnya.
Menag juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi bencana. Ia menyebut bangsa Indonesia ibarat satu tubuh, di mana luka yang dirasakan satu bagian akan ikut dirasakan seluruhnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang mendampingi rombongan Menag menuturkan, banjir kali ini termasuk yang terparah dalam sejarah Pasar Badung.
“Ada dua titik terdampak dengan ketinggian air mencapai 4 hingga 5 meter. Di Jalan Gajah Mada, air bahkan sepinggang orang dewasa. Dampaknya, beberapa warga meninggal dunia, rumah-rumah hancur, serta sejumlah pura ikut terendam,” jelasnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama, yang segera turun tangan pascabencana.
“Terima kasih atas kepedulian Bapak Menteri dan seluruh jajaran. Kehadiran dan bantuan ini benar-benar memberi harapan baru bagi warga yang sedang berjuang bangkit,” ucap Kadek Agus.
Bantuan tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk memperbaiki fasilitas ibadah serta membantu kebutuhan pokok masyarakat. Pemerintah daerah bersama Kemenag akan melakukan pendampingan agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat.
(Reporter: Shultan)






