RadarBuana.com | Singaraja, Bali -Warga Desa Sangalangit Banjar Dinas Kayuputih digegerkan dengan terbunuhnya Wayan Purna (70) oleh anak kandungnya Gede Darmika (50) seorang pecalang Desa Sangalangit, Kecamatan Gerokgak, Buleleng/Bali.
Mendapat laporan telah terjadi pembunuhan yang dilakukan anak kandung pada Senin (17/5/2021) pukul 14.30 Wita. Jajaran Polsek Gerokgak langsung mengarah ke TKP untuk mengamankan pelaku yang tinggal disamping rumah korban.
Penyebab kejadian pembunuhan yang dilakukan pelaku sekaligus anak korban belum diketahui, karena Polsek Gerokgak dibawah kendali AKP I Ketut Suaka Purnawasa S.H masih melakukan olah TKP bersama Unit Reskrim, Danramil 1609/08 Gerokgak Kapten Inf Made Subur Gunung Mas Kapten inf dan Bhabinsa.
Kapolsek Gerokgak AKP I Ketut Suaka Purnawasa bersama tim kemudian menangkap pelaku Gede Darmika yang sedang tidur di sekepat. Juga mengamankan barang bukti berupa linggis yang sering digunakan untuk mengupas kelapa dan membuat sumur.
Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Ketut Suaka membenarkan kejadian tersebut. “Benar satu korban ayahnya, kita sudah tangkap pelaku dan amankan beserta barang buktinya. Terduga sedang tidur disekepat yang tidak jauh dari TKP. Kami sedang olah TKP atas kasus tersebut,”ujar Suaka melalui telephone.
Sementara informasi yang berhasil di himpun RadarBuana.com diperoleh informasi bahwa pelaku mabuk saat menghabisi nyawa ayahnya dengan memukul kepala korban hingga keluar darah dan otak dalam kepala sehingga langsung tersungkur ketanah.
Anehnya kata warga, pelaku usai membunuh ayahnya kemudian tidur tanpa menghiraukan kejadian tersebut.
Saat kejadin korban saat itu dalam posisi tidur, kemudian pelaku datang dan mengambil langsung mengarahkan linggis kepala korban dengan cara ditusuk-tusuk.
“Informasi sih korban sedang tertidur di sekepat samping habis kundangan di tempat orang punya acara. Sebelumnya mereka sama-sama minum disana. Kemudian datang pelaku kemungkinan ada mis komonikasi antara ayah dan anak, sehingga menghabisi nyawa ayahnya dengan linggis yang sedang tidur, hingga jatuh ke tanah. Pelaku lantaran mabuk kemungkinan tersinggung,”jelas warga di TKP.
Des
Related posts:

PKK Maros Serahkan Baju Kerja ke Kader Posyandu

Pedagang Pasar Bantar Gebang Datangi Kantor Walikota Bekasi

Dua Mobil Dinas Digunakan Antar Jemput Warga Pegunungan Untuk Vaksin.

Hebat..! Pemkab Lambar Berhasil Meraih Penghargaan WTP ke-10 Kalinya

Manis Menggiurkan Madu Lebah Kele-kele Desa Bulian, Pioner di Bidang UKM Buleleng

Bupati Lambar Hadiri Gebyar Vaksinasi Covid-19 Diadakan PMI Lambar

Ini Syarat Calon Penumpang Naik KA Jarak Jauh Mulai 3 November 2021, Cukup Menggunakan Tes Antigen

Mengingatkan Prokes di Terminal, Satlantas Polres Bekasi Dirikan Terminal Tangguh

Pasca Pungut Suara Polres Maros Siagakan Personil Diseluruh PPK







