RadarBuuana.com | Maros –– Kasus Penemuan bayi yang menghebohkan warga kampung Massulangka desa Toddopulia Jumat kemarin, kini masih terus diselidiki pihak pihak Polsek Tanralili.
Bayi berjenis kelamin laki-laki ini dengan bera badan 3 kg dengan panjang 48 cm ditemukan warga tergeletak dihalaman rumah seorang warga terbungkus sarung dengan ari-ari masih menempel.
Menurut Fitri salah satu saksi saat ditemui di TKP, mengatakan kalau yang pertama menemukan bayi tersebut adalah Rabbania.
Memang pada malam itu, lanjut Fitri, kami mendengar anjing terus menggonggong, sekitar pukul 04.00 dini hari, membuat kami terbangun, dikira ada pencuri, beberapa tetangga juga terbangun termasuk Rabbania.
Pada malam itu saya melihat diluar rumah ada dua motor yang parkir di jalan, tapi plat nomornya saya tidik bisa liat kerena suasana gelap, cuma karena suaranya sangat bising salah satunya menggunakan knalpot racing dan satu Motor jenis metic, jelas Fitri.
Hal itu dibenarkan beberapa warga sekitar kalau pada malam itu mendengar tangisan bayi, tapi mereka itu tangisan bayi tetangga, namun bayi tersebut terus menangis, Rabania ditemani beberapa warga mendekati suara bayi tersebut, ditemukan tergeletak di tanah.
Penemuan bayi ini saat itu dilporkan ke bhabinkamtibmas desa Toddopulia, mendapat laporan warga.Aipda Nasir lansung ke TKP, selanjutnya melaporkan ke Polsek Tanralili, bayi malang ini lansung dibawa ke puskesmas Tanralili mendapatkan perawatan.
Saat ini bayi tersebut kini dirawat sementara dirumah kepala desa Toddopulia, sambil menunggu petunjuk pihak terkait dalam hal ini Dinsos Maros,
Kades Toddopulia Andi Abbas membenarkan kalau bayi tersebut kini berada di rumahnya dirawat oleh ibu desa, dan kondisinya sudah membaik.
Sejak bayi ini ditemukan, lanjut Andi Abbas, sejumlah warga ingin mengadopsinya, tapi kami serahkan kepada pihak yang berwenang mengurus soal adopsi sesuai prosedur, termasuk warga yang menemukan pertama sangat ingin mengadopsinya.
Termasuk saya, kalau memenuhi syarat, bersdia mengadopsi bayi ini, tapi saya tidak mau egois, kami serahkan kepada pihak yang berwenang menngurus soal ini, ” ujar ibu kades sambil menggendong bayi yang belum dikasi nama ini.
Kanit Reskrim Polsek Tanralili Ipda Mursalim memebenarkan soal penemuan bayi tersebut, dan kini pihaknya sudah melakukan penanganan, termasuk sudah memeriksa beberapa saksi termasuk warga yang pertama menemukan bayi tersebut.
Kami sudah memeriksa beberapa saksi terkait kasus penemuan tersebut, kami akan terus dalami kasus ini, soal pelaku dan motif kami belu tahu, namu dugaan sementara bayi ini adalah hasi hubungan gelap, untuk menutupi aib keluarga, mereka membuang bayinya,” pungkas nya.
Herman.
Related posts:

Pemkab Lambar 2021 Mendatang Akan Kucurkan 2 Program Baru, Disela-sela Pengajian Mengenang 40 Hari ...

Pemkab Majalengka Adakan Pelepasan Purna Tugas Pimpinan Pratama dan Pejabat Administratur

TNI Akan Lenyapkan Sosok Pengendali Perang KKB Papua, Aktor Semua Kerusuhan

Mutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Majalengka, Polsek Kadipaten Gencar Gelar Ops Yu...

Pemuda Jalan Veteran dan Sejahtera Kolaborasi Lakukan Isolasi Mandiri

Polres Tangsel Tangkap 2 Tersangka Tawuran antar Pelajar Berakibat Satu Siswa Tewas

Pada HUT ke-76 TNI, Merupakan Hari Yang Tepat Untuk Saling Berbagi

Kapolres Maros Lepas Rombongan Bantuan Kemanusiaan ke Masamba

Wali Kota: Tausiah Kebangsaan, Spirit Kebangsaan dan Kebhinekaan Harus Tetap Dijaga







