Cilacap,. RadarBuana.com Pemerintah Kabupaten Cilacap memberikan amanah baru kepada total 139 pejabat dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan di pendopo Wijayakusuma Cakti. Mereka akan menempati posisi baru sebagai Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Pejabat Fungsional.
Dalam sambutannya, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan selamat dan memberi pesan kepada para pejabat terlantik baik yang naik jabatan maupun yang bergeser.
“Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan) ini adalah bukan hadiah, namun merupakan tantangan yang harus dijawab. Saudara harus bekerja dengan sungguh sungguh,“ ungkapnya.
Salah satu pejabat terlantik ketika dipanggil dan disebutkan jabatan barunya.
Bupati berpesan agar para pejabat terlantik dapat melaksanakan tugas barunya dengan penuh kesungguhan dan serta menjawab tantangan untuk lebih membangun Cilacap.
“Tantangan ini adalah untuk mengimplementasikan Bangga Mbangun Desa. Tantangan untuk mensejahterakan masyarakat Cilacap, tantangan untuk memajukan Cilacap, tantangan menjadi pelayan masyarakat,“ ucapnya.
Pandemi Covid-19 mengharuskan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mulai menata para pejabat agar dapat menjadikan Cilacap lebih baik di berbagai sektor terutama sektor ekonomi.
“Dalam Bangga Mbangun Desa ini, pertama pendidikan kita akan tata kembali dan juga kesehatan sudah baik tapi ekonomi jangan sampai lengah. Kalau sampai lengah, masyarakat sampai terpuruk, hal ini yang akan berbahaya. Maka tugas dari (para bejabat terlantik) saat ini adalah bagaimana menata ekonomi Cilacap kedepan,“ imbuhnya.
Para pejabat terpilih saat ini merupakan orang-orang pilihan yang diharapkan dapat bersungguh sungguh dalam menjalankan tugas khususnya dalam menghadapi tantangan dimasa pandemi Covid-19 saat ini.
“Kapan (masa pandemi) Covid-19 ini selesai? Kita tidak tahu. Maka saya menugaskan Kepala BKPPD untuk menata orang-orang yang mempunyai talenta, yang mempunyai integritas untuk menjawab tantangan, “ ujarnya.
Kepala BKPPD Warsono berharap agar para pejabat terpilih dapat bekerja dengan baik walaupun dengan penerapan sistem kerja yang disesuaikan selama masa pandemi Covid-19 ini.
“Pelantikan ini dalam rangka pengisian job-job yang kosong agar di era pandemi ini semua organisasi tetap bergerak normal. Normal dalam kondisi pandemi yaitu WFH 50% dan WFO 50%. Harapannya dengan tugas-tugas baru, penataan baru dengan kebutuhan organisasi maka teman-teman akan bisa menggerakkan organisasi dengan baik, “ tuturnya. Edy
Related posts:

Buron 2 Tahun, akhirnya Dibekuk Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar

Warga Apresiasi Respon Cepat Tanggap Personil Sat Samapta Polres Ciko Dan Polsek Kesambi dalam Eva...

Polres Maros Turunkan 233 Personil Amankan Proses Pengundian Nomor Paslon Bupati Dan Wakil Bupati M...

RPN Kembali Peduli Pasien Tidak Mampu, Bantu Pengurusan Pengobatan Dengan JKN Atas Bantuan Presid...

Personil Sat Brimob Polda Sulsel Diberangkatkan Gelombang Kedua ke Lokasi Banjir Bandang

Seminggu Jabat Kapolsek AKP Luh Suardini Sigap Tekan Aksi Kriminal

Ops Pekat Polsek KPC Polres Ciko, Amankan Warga Diduga Parkir Liar

Kunjungi Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Laporkan Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Jalin Silaturahmi dengan Jajarannya, Pemkab Pesibar Adakan Halal BI Halal Idul Fitri 1443 H







