Majalengka, RadarBuana.com -Menindaklanjuti kegiatan workshop yang dihadiri oleh Pemda Kabupaten Majalengka, para pelaku UMKM, pelaku Jasa Usaha Kontruksi, Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PD. SMU), Perbankan dan akademisi dari Universitas Majalengka digagas oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC. Majalengka.
Selanjutnya HIPMI BPC Majalengka bersama PD. SMU berkoordinasi dengan dinas KUKM Majalengka, yang akhirnya terlaksana Rapat Koordinasi para Pelaku UMKM, PD. SMU dan beberapa pengusaha ritel Modern (Alfamart, Indomart dan Yogya Swalayan) bersama Bupati Majalengka di ruang rapat Bupati, pada tanggal 15 Juli 2020 lalu.
Dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Perdagangan No. 53/M-DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern yang mana dalam pertemuan tersebut membahas skema perlindungan dan pemulihan UMKM ditengah pandemi covid-19.
Adapun hasil dari rapat koordinasi tersebut, diantaranya :
- PD. SMU di menjadi Off Taker (penyerap) produk UMKM
- Retail modern : Alfa, Indomart, Yogya danlainnya menjadi penjual akhir produk UMKM yang sudah dibeli oleh PD. SMU.
Selanjutnya berangkat dari agenda kegiatan tersebut, Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha bersama Dinas KUKM kembali melakukan acara Rapat Koordinasi lanjutan pada 05 Agustus 2020 dengan para Pelaku UMKM di Aula Kokardan, yang ana dalam pertemuan tersebut hadir puluhan para pelaku UMKM dan ada juga perwakilan dari BUMDes.
Seiring dengan adanya rencana Pihak BUMD PD. SMU akan memposisikan diri sebagai off-taker (pembeli) produk-produk UMKM.
Direktur Utama PD. SMU Dede Sutisna, SE. Bahwa PD. SMU bersama HIPMI BPC Kab. Majalengka akan Melakukan Survei secara online yang dilaksanakan mulai hari ini untuk lebih mempertegas kembali bagaimana mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Majalengka. “Data itu harus tepat akurat dan jika bisa harus Cepat,” katanya.
Dirut PD. SMU Dede Sutisna saat dihubungi melalui telpon menyampaikan melalui survei ini diharapkan akan lebih cepat mendapatkan informasi terkini mengenai Kondisi UMKM saat ini.
“ Kami mengharapkan dengan adanya survei ini kami lebih cepat mengetahui kondisi UMKM Majalengka. Dan langkah apa yang perlu dilakukan untuk penanganan seger,a agar UMKM bisa bangkit kembali setelah beberapa bulan ini banyak yang berhenti karena wabah Covid-19,” ungkapnya melalui pesan WhatsApps.
Dede Sutisna juga memohon kerja sama para Pelaku UMKM di Majalengka untuk menjadi responden dengan mengisi survei “Survey Data UMKM Majalengka” pada Link https://bit.ly/3ajeapI atau di http://gg.gg/Survey-UMKM-Majalengka
“Semoga dengan keaktifan para UMKM mengisi survei ini bisa menjadi langkah cepat untuk menganalisa langkah apa yang urgent untuk segera dilakukan. Disamping pemerintah desa juga yang kini sedang giat-giatnya melakukan hal yang sma terhadap para pelaku UMKM,” paparnya. Enju Juarsa
Related posts:

Aparat Intelijen Korem 063/SGJ Menerima Sosialisasi Intel Teknik oleh Tim Sintelad

Tingkatkan Motivasi, Kemendagri Gelar Bimtek Ibu-Ibu Binaan TP PKK di Provinsi Kalimantan Barat

Bhabinkamtibmas Desa Kalikoa Dipercaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Tokoh Masyarakat

Momentum HKN Ke-58, Abd Rauf Harap Indonesia Segera Bebas dari Pandemi

Kapolda Sulsel Turun ke Jalan Bagikan Masker Untuk Masyarakat di Depan Lapangan Karebosi

Perlu Diketahui, Libur Natal dan Tahun Baru 2022 Jalur Puncak Bogor Akan Ditutup

Melalui Video Virtual, Kapolda Jatim Ikuti HUT Polwan ke-73 di Gedung Mahameru

Local Champion KBA Kanreapia Jamaluddin Terima Penghargaan Di HUT Koprs Brimob Polri Ke-77

Menteri PPPA Apresiasi Polres Bogor Bongkar Jaringan Prostitusi Terselubung







