DaerahJawa Barat

Wilayah Kabupaten Pangandaran Pupuk Langka Petani Menjerit

×

Wilayah Kabupaten Pangandaran Pupuk Langka Petani Menjerit

Share this article

Pangandaran, RadarBuana.com– kelangkaan pupuk urea bersubsidi di wilayah Kabupaten Pangandaran membuat para petani menjerit, pasalnya saat ini petani sudah milai membutuhkan pemupukan untuk tanaman padi.

Salah seorang petani asal kecamatan padaherang yang enggan di tulis namanya mengatakan sangat kecewa dengan tidak adanya pupuk urea bersubsidi, padahal seringkali pemerintah menggemborkan lewat berbagai media cetak,elektronic maupun yang lainnya, bahwa pemerintah akan memperjuangkan hak para petani terutama masalah pupuk. Namun sampai kini tidak ada realisasinya, malah sekarang makin sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.

” Kami sebagai petani yang ada di pedesaan sangat berharap janji pemerintah untuk memperjuangkan para petani jangan sampai kesusahan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi,” katanya.

Kelangkaan pupuk urea bersubsidi di wilayah Kabupaten Pangandaran sangat mencekik para petani di pedesaan, di tambah sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi ketika petani belum mempunyai kartu tani, lalu yang belum mempunyai kartu tadi bagaimana ?

Salah seorang pemilik kios pupuk mengatakan, siapapun yang tidak membawa kartu tani tidak akan dilayani.

” Siapapun yang datang ke kios kami tanpa membawa kartu tani kami tidak akan melayani. Karena kami juga takut dengan aturan pemerintah sekarang. Namun walapun kami juga jadi sorotan negatif oleh warga,kami tetap mengikuti aturan pemerintah, makanya kami sarankan kepada para petani agar segera membuat kartu tani sehingga nantinya tidak menjadi beban para pemilik kios,” ungkapnya.

Beban para petani kini kian menambah, disamping lahan pertanian tergenang air banjir kelangkaan pupuk urea bersubsidi dan aturannya menjadi kalangkabut para petani, benarkah pemerintah akan mensejahterakan para petani ? Lalu kapan kesejahteraan petani itu di rasakan dan dinikmati. Edy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *