Maros, RadarBuana.com- Untuk mengisi waktu luang dimasa pandemi covid 19, guru-guru SD Negeri 66 Kanjitongang Maros Baru mengasah ilmu sastranya dengan belajar menulis dan membaca puisi.
Acara yang digelar sehari ini, Senin (10/8) dilatih oleh Budayawan Maros Lory Hendrajaya yang juga koordinator Rumah Dongeng chapter Maros bersama Ima Fatimah seorang Penulis dan sekretaris Rumah Dongeng chapter Maros.
Dalam pelatihan sehari ini, diikuti 20 guru dan belajar cara praktis menulis puisi yang materinya antara lain keberanian menulis, kebiasaan menulis dan cara menempatkan diksi yang tepat dan bagaimana memperbanyak kosa kata sebagai modal dasar menulis puisi, mempublis karya dan mendokumentasikan karya puisi , pelatihan ini hampir seratus persen praktik menulis dan membaca puisi.
Dalam pelatihan ini Lory sebagai pemateri meminta kepada guru guru agar membuat target dalam menulis puisi, misalnya sehari satu puisi atau seminggu satu puisi dengan tema yang variatif. Guru yang dilatih merasa sangat senang karena mereka merasa tertambah lagi ilmu apalagi dimasa pandemi ini.
Sementara itu Ima Fatimah Sekretaris Rumah Dongeng chapter Maros mengharapkan pelatihan ini adalah awal untuk mengetahui bagaimana menulis puisi itu ternyata mudah, selanjutnya adalah bagaimana menjadikan karya puisi sebagai karya guru dan ini hanya akan lahir jika menjadi pembiasaan.
“Guru harus menulis puisi, dan kalau bisa kumpulan puisi guru ini diterbitkan menjadi antologi puisi guru SD Kanjitongan,” tutur perempuan yang juga berprofesi guru ini.
Kepala SD Negeri 66 Kanjitongan A. Hikmawati sangat bersyukur atas kesediaan dua pemateri ini menjadi nara sumber di sekolahnya. Dia menganggap ini adalah satu langkah maju untuk menambah pengetahuan dan keterampilan guru guru kami, termasuk saya.
“ Kami sangat berterima kasih sudah dibimbing, dan ini menjadi bekal kami untuk menulis dan membaca puisi, Insya Allah akan bermanfaat buat kami semua. soal tantangan menerbitkan antologi puisi guru SD Kanjitongan dari sekretaris Rumah Dongeng, Hikmawati bersedia untuk berkarya bersama guru guru nya, dia hanya menjawab, “Insya Allah kami siap berkarya dan menerbitkan buku antologi puisi ini.” ungkapnya. Herman.
Related posts:

Upaya Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak, Forkopimda Jatim Gelar Rapat Kordin...

HUT ke-3 ARC, SekJen DPC Peradi Singaraja KDR: Anggota Kedepankan Kode Etik Profesi

Operasi Yustisi Tim Gabungan Polsek Kadipaten, Warga Tak Punya Masker Diberi Masker Gratis

Patroli Blue Light Perintis Presisi Polres Takalar Sasar Titik-titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Mobil Pick Up Bermuatan Tomat Terbalik Dijalur Desa Cempaga

Ketua YBH Kompak Indonesia Minta BAP Korban Anak Dilakukan Di Dinas PPA Gowa

Kunjungan DPW Setya Kita Pancasila Maluku ke Pangdam XVI/Kodam Pattimura Sampaikan 3 Poin Penting

DR H.Ajiep Padindang Dengar Pendapat Dengan Masyarakat dan Anggota Karang Taruna Kecamatan Tanralil...

Semarakan Tahun Baru Imlek 2573, PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon Hadirkan Konsep Go Green







