Radarbuana | Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengungkap dugaan praktik kecurangan terkait program bantuan dapur untuk masyarakat miskin yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pada Senin, 15 September 2025, Nurhadi menyebut ada sekitar 5.000 titik dapur MBG (Makanan Bergizi) yang terindikasi fiktif atau tidak beroperasi di lapangan.
Menurut Nurhadi, kasus ini diduga melibatkan oknum internal maupun eksternal yang memahami sistem pendaftaran dan tata cara pendirian Sentra Pemberdayaan Pangan dan Gizi (SPPG) di bawah BGN. Oknum-oknum ini diduga memanfaatkan celah sistem dengan mendaftarkan lokasi dapur menggunakan nama yayasan mereka sendiri. Setelah titik lokasi tersebut “terkunci” dalam sistem, mereka sengaja tidak membangun fasilitas dapur tersebut.
”Jadi, ada oknum yang tahu sistem BGN, tahu dia cara daftarnya seperti apa dan pakai yayasannya dia. Setelah oknum ini mengunci titiknya, ternyata dia tidak membangun-bangun dapurnya,” ujar Nurhadi, seperti dikutip dari rekaman YouTube Komisi IX DPR RI Channel.
Modus operandi yang terungkap adalah penjualan titik lokasi yang sudah terdaftar. Menjelang batas waktu 45 hari sebelum titik tersebut harus beroperasi, oknum-oknum ini justru menawarkan dan menjual titik lokasi tersebut kepada investor yang tertarik. Praktik ini dinilai merugikan negara dan masyarakat, karena program bantuan yang seharusnya berjalan tidak terlaksana.
Bagaimana menurut Anda, langkah apa yang seharusnya diambil oleh BGN untuk mencegah praktik kecurangan seperti ini terulang kembali?
(red)
Related posts:

Mayjen (Purn) Saurip Kadi: Kemiskinan Bukan Takdir, Tetapi Produk Kebijakan Masa Lalu

Paparkan Hasil Rekomendasi Kemenpan RB, Bupati Gowa Harap Nilai SAKIP Naik ke BB

Calon Tunggal Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar Diungkap Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim

PSI Kota Cirebon Hormati Keputusan Presiden Soal Abolisi dan Amnesti

Polri Luncurkan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Kapolri Suyudi Tekankan Pelayanan dan Akuntabilita...

Hari Pahlawan, Kapolri Listyo Sigit: “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”

Arya Wedhakarna di Miss Equality World 2026: Promosi Bali atau Benturan Etika Pejabat Publik?

SWF Strategis Jadi Motor Penciptaan Lapangan Kerja dan Penggerak Investasi di Negara Berkembang

Lepas 202 Purna Wira Polri, Kapolda Metro: Jadilah Teladan di Masyarakat







