RadarBuanacom | Maros — Peringatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor yang ke-87 dan Fatayat NU yang ke-71 digelar secara bersama di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang, Kab. Maros, sabtu (24 /4/ 2021)
Peringatan harlah kali ini, Pimpinan Cabang GP Ansor Maros dan Pimpinan Cabang Fatayat NU Maros dilaksanakan secara bersamaan, yang dihadiri langsung oleh Rais Syuriah PWNU Provinsi Sulawesi Selatan, Anregurutta KH DR. Sanusi Baco LC.
ujar Awaluddin selaku Ketua Panitia pelaksana peringatan Hari Lahir GP Ansor dan Fatayat NU tingkat Kab. Maros.
Ketua panitia harlah Awaluddin mengatakan, Sejak pagi hingga sore kegiatan Harlah ini diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti khataman Al Qur’an, serta diskusi soal kesehatan oleh Fatayat NU Maros, lanjut Awal.
Dikatakan juga, kegiatan peringatan Harlah GP Ansor dan Fatayat ini dalam bentuk tasyakuran, yang dilanjutkan buka puasa bersama.
Acara dihadiri juga oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Maros, H. Muhammad Tonang, Anggota DPRD Maros Zainal Abidin, Perwakilan Polres Maros, Perwakilan Dandim Maros, Ketua Muslimat NU Maros Mardiah Said dan puluhan kader GP Ansor Maros dan Fatayat NU Maros, tetap dalam koridor protokol kesehatan covid 19, tambahnya.
Ketua PC GP Ansor Maros Sahabat Abrar Rahman menyampaikan dalam sambutannya, bahwa peringatan harlah ini jangan hanya seremonial saja. Tetapi melalui peringatan ini.
Lanjut Abrar, kita mampu menjaling hubungan silaturahim yang lebih erat lagi sekaligus memperbaharui semangat kita semua sebagai kader Ansor dan Fatayat di Kab. Maros, agar kinerja kelembagaan kita makin optimal kedepan.
Melalui momentum harlah ini yang secara bersamaan dengan Fatayat NU adalah sinergi besar dalam melakukan segala bentuk konsolidasi, baik dari GP Ansor dan Fatayat NU untuk memassifkan pembentukan kepengurusan sampai tingkat desa.
Sementara itu, Ketua Fatayat NU Maros Hj. Syamsidar Jamaluddin menyampaikan dalam sambutannya, bahwa melalui peringatan Harlah kali ini, insya Allah akan memberikan tambahan semangat kepada kami untuk melalukan kerja-kerja organisasi lebih baik kedepannya, terlebih lagi dihadiri langsung oleh Anregurutta KH Sanusi Baco, LC.
Dalam tausyiahnya Anregurutta KH Sanusi Baco, LC. menyampaikan pesan diawal ceramahnya, bahwa kesehatan adalah mahkota yang berada dikepala manusia, namun mahkota itu tidak terlihat. Hanya orang sakit yang mampu melihatnya, seperti saya melihat mahkota diatas kepala kalian.
Sama halnya dengan kader-kader GP Ansor Maros dan Fatayat NU Maros harus senantiasa sehat, supaya mampu menjalankan organisasinya, kata Ketua MUI Sulsel tersebut.
Lebih lanjut Anregurutta Sanusi Baco berpesan bahwa kader GP Ansor dan Fatayat NU harus berusaha menambah Ilmu. Dan memperbaiki Akhlaqul karimahnya. Karena kekuatan jamaah, kekuatan Nahdlatul Ulama dan kekuatan bangsa, itu tergantung pada akhlaqul karimah dan ilmu. Herman
Related posts:

Kapolres Cirebon Kota, Pimpin Apel Pagi Apresiasi Kinerja Anggota

Untuk Masyarakat Banten Terdampak PPKM Darurat, Polri Sebar 458 Ton Beras dan 15.000 Paket Sembako

Satgas Yonif 131 Amankan 14 Pelintas Batas Ilegal Asal PNG di Papua

Sisa Pembakaran Sampah Berakibat Gudang Gas Elpiji Ludes Terbakar

Wakapolda Buka Turnamen Tenis Meja Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-74

Penyerahan Dokumen LKPD Lambar 2020 Kepada BPK RI Provinsi Lampung

Kapolri Gelar Bakti Kesehatan di Titik 0 IKN: Gelorakan Visi Indonesia Emas 2045

Sebanyak 309 Anggota PPS Hari ini Serentak Dilantik oleh KPU Kabupaten Maros

Hasil Operasi Jaran Lodaya 2022, Polresta Cirebon Berhasil Amankan 16 Tersangka







