RadarBuana.com | Sulteng – Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya terlibat baku tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), di Bendungan Desa Dolago Padang, Parigi Selatan, Parigi Moutong.
Dalam peristiwa tersebut, satu DPO kelompok teroris Poso, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir, tertembak sehingga meninggal dunia.
“Pada kontak tembak itu, satu anggota kelompok teroris Poso tertembak,” kata Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi kepada awak media, Selasa (4/1).
Rudy menjelaskan, tim Satgas Madago Raya masih melakukan proses evakuasi terhadap jenazah dari satu terduga kelompok teroris tersebut.
Dalam hal ini, Rudy memastikan tim Satgas Madago Raya masih akan terus melakukan pengejaran terhadap sisa anggota kelompok teroris Poso tersebut.
“Satgas Madago Raya akan terus melakukan pengejaran terhadap DPO kelompok teroris lainnya yang tersisa,” tutup Rudy. []
Related posts:

Sekda Lampung Barat Sambut Kunjungan Kerja Pemkab Seluma Propinsi Bengkulu

Kunjungi Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Laporkan Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Kali Ketiga, Ribuan Ekor Babi Nyebrang Keluar Bali, Tingkatkan Ekonomi TKBM, Celukan Bawang Terus B...

Marhaban ya Ramadhan 1442 H/2021 M, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Sat Lantas Polres Maros Survey Uji Kelayakan Jembatan Sungai Pute Kab Maros

Bupati Parosil Mabsus Tinjau Vaksinasi Di Pagar Dewa Sekaligus Santuni Yatim

Harga Kedelai Melambung, Pengusaha Tahu Tempe Menjerit Di Banten

Akibat Saling Klaim Lahan, 13 KK Warga Banjar Dinas Batu Agung Terisolir

Oknum DPRD Buleleng Sepakat Damai Tuntaskan Hutang







