RadarBuana.com | Bandung – Direktur Utama PT. Graha Yutaka Muda, Rudi menyelenggarakan pelatihan Diklat Satpam Gada Utama di Hotel Harris Bandung. Dari Korbinmas Baharkam Polri menunjuk Kasubditbinkamsa Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Nanang Purnomo, untuk mewakili pembukaan Pendidikan dan Pelatihan.
Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Utama dilaksanakan sesuai dengan petunjuk instruksi menteri dalam negeri Republik Indonesia tentang perkembangan pemberlakuan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah pulau jawa bali dan pulau-pulau lainnya, untuk wilayah dengan status di bawah level 3, 2 dan 1 dikategorikan dapat menyelenggarakan kegiatan masyarakat dengan skala terbatas.
Korbinmas baharkam polri selaku pembina fungsi, memberikan kesempatan dibuka kembali pelatihan satpam kualifikasi gada pratama, gada madya dan gada utama dengan ketentuan pemberlakuan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan memberlakukan penggunaan alplikasi peduli lindungi, sebagai sarana kontrol di area kegiatan masyarakat termasuk pada sarana penyelenggaraan pelatihan satpam di semua kualifikasi.
“Pada masa pandemi covid 19 ini, saat ini kekuatan polri terfokus terhadap tugas pengamanan khususnya percepatan pemulihan perekonomian dan persiapan penyelenggaraan pon ke-20 di Papua pada bulan Oktober 2021 mendatang, sehingga dalam menegakkan aturan pendisiplinan masyarakat di masa adaptasi kebiasaan baru, tugas pengamanan di sektor terdepan sangat membutuhkan peran satuan pengamanan/ satpam untuk dapat mengendalikan situasi kamtibmas untuk tetap kondusif di areal kerjanya,” ungkap Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri.
Diharapkan dengan mengoptimalisasi tugas saudara dan merespon secara cepat terhadap kebijakan pemerintah untuk penerapan aplikasi peduli lindungi di area kerjanya, dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas, melalui kewenangan kepolisian terbatas, untuk menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya.
Direktur Utama PT. Graha Yutaka Muda menegaskan bahwa, khusus para Security Manager tidak cukup hanya bermodalkan aspek teknis yang berhubungan dengan peralatan keamanan, akan tetapi juga aspek-aspek sosial, psikologis bahkan aspek politis yang perlu menjadi bahan pertimbangan.
“Dalam rangka mengambil keputusan, dengan modal tersebut diharapkan security manager akan mampu menjadi mediator antara karyawan dan pengusaha, antara pengusaha dan masyarakat sekitar” ungkapnya.
*/Tom
Related posts:

Giliran Pekon Gunung Sugih Sosialisasi Covid-19 "Apa Yang Dimaksud New Normal"

Agar Ekonomi Terus Tumbuh, Kapolri Minta Strategi Pengendalian Covid-19 Diperkuat

Sat Reskrim Polres Ciko Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar, Ternyata Warga Desa Mertasinga

Seorang Warga Desa Rompegading Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, Dilaporkan Hilang Ditengah Hutan

Konflik Pulau Rempang, Kajari Batam: Kami Siap Jembatani Komunikasi Dua Arah

Konten Tawuran yang Membawa Korban Berhasil Diungkap Sat Reskrim Polres Cirebon Kota

Pemkab Maros Tambahkan Menu Harian untuk Pasien Positif Covid-19

Wakapolres Ciko Tinjau Vaksinasi Booster dan Zoom Meeting Bersama Kapolri di IAIN Syekh Nurjati Cir...

Ketua TP-PKK Provinsi Sulsel Kunjungi LPK Anak Kelas ll Maros







