Radarbuana | Bandung – Di usia pertamanya, organisasi kemasyarakatan Garuda AstaCita Nusantara (GAN) memilih untuk mendefinisikan perayaannya melalui tindakan nyata, menegaskan bahwa “roh perjuangan” organisasi terletak pada aksi konkret di tengah masyarakat, bukan sekadar perayaan seremonial. Serangkaian program bakti sosial dan pemberdayaan ekonomi serentak digelar di berbagai provinsi, sebagai wujud implementasi delapan cita luhur bangsa (AstaCita) yang menjadi landasan filosofis organisasi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAN, Muhammad Burhanuddin, memaparkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini telah dirancang secara nasional untuk menegaskan DNA organisasi.
”Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 Garuda AstaCita Nusantara, telah dan akan dilaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah,” ujar pria yang akrab disapa Om Boer itu.
Menurutnya, pilihan untuk fokus pada aksi sosial ini adalah cerminan dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi inti perjuangan GAN.
”Melalui kegiatan ini, keluarga besar GAN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menebarkan semangat AstaCita melalui aksi nyata dan kolaboratif,” tegas Burhanuddin.
Implementasi Visi Nasional di Daerah
Sebagai bukti komitmen tersebut, GAN telah memetakan tiga agenda besar dalam waktu berdekatan di tiga provinsi berbeda, yang menunjukkan jangkauan dan keseriusan organisasi:
- Aksi Kemanusiaan di Kepulauan Riau (10 November 2025): GAN sukses menggandeng Pemerintah Provinsi Kepri dan PMI, menggerakkan sekitar 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpartisipasi dalam donor darah.
- Aksi Kolaboratif di Jawa Barat (11 November 2025): DPW GAN Jabar menggelar aksi donor darah di Bandung yang melibatkan partisipasi publik secara luas.
- Aksi Kemandirian Ekonomi di Banten (16 November 2025): Menunjukkan fokus yang tidak hanya pada kemanusiaan tetapi juga pemberdayaan, DPW GAN Banten akan meresmikan kolam pembibitan ikan nila dan ikan mas di Pamulang, Tangerang, sebagai dukungan program kemandirian ekonomi.
Rangkaian ini, lanjut Om Boer, akan berlanjut hingga Desember 2025 dengan agenda penghijauan, seminar, dan bakti sosial lainnya di berbagai wilayah.
DPW Jabar Menerjemahkan Filosofi GAN di Bandung
Di Bandung, semangat AstaCita diterjemahkan dengan sangat baik oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GAN Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Dr. Dwi Ratna Kartika S.H, MKn, MBA, DPW Jabar menggelar aksi donor darah di Hotel Malaka yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi.
Yang ditekankan dalam kegiatan di Bandung ini adalah kemampuan GAN untuk bertindak sebagai katalisator sosial. Acara ini tidak eksklusif untuk anggota, melainkan berhasil merangkul berbagai elemen strategis di masyarakat.
”Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 pendonor, yang terdiri dari pengurus GAN, anggota Karang Taruna, para pelaku UMKM, dan masyarakat umum,” jelas Burhanuddin, memuji model kolaborasi yang diterapkan DPW Jabar.
Dr. Dwi Ratna Kartika, dalam sambutannya, menegaskan bahwa aksi ini adalah perwujudan dari nilai-nilai luhur yang diusung GAN.
”Kegiatan ini bukan sekadar perayaan hari jadi,” tegasnya. “Ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai yang diusung organisasi—semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial.”
Dengan tema “Setetes Darah untuk Kehidupan”, Dr. Dwi Ratna menekankan bahwa GAN ingin hadir sebagai organisasi yang solutif dan inspiratif.
”Setetes darah memiliki arti kehidupan bagi orang lain. Melalui kegiatan ini, kami ingin menebarkan pesan kemanusiaan bahwa menolong bisa dimulai dari hal sederhana,” ujarnya.
Keberhasilan di Bandung, yang didukung penuh oleh tenaga medis dan manajemen Hotel Malaka, menjadi bukti bahwa visi nasional GAN dapat dieksekusi dengan baik di tingkat lokal.
“Ini baru langkah awal,” tutup Dr. Dwi Ratna. “Ke depan, kami (DPW GAN Jabar) akan terus hadir dengan kegiatan sosial lain yang bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan arahan DPD GAN.” pungkasnya.
[]






