Radarbuana.com | Kota Cirebon –Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon selalu mendorong tumbuhnya wirausaha baru untuk menyambut peluang ekonomi digital. Transformasi digital jadi keharusan di tengah ketidakpastian yang dialami akibat pandemi Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)-Digital Talent Scholarship (DTS) di salah satu hotel di Kota Cirebon, menjelaskan Pemda Kota Cirebon senantiasa berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya wirausaha industri baru. Senin (07/02/2022).

“Peluang pertumbuhan ekonomi semakin luas dengan sistem ekonomi digital,” Ujar Agus.
Dijelaskan Agus, era ekonomi digital telah memberikan peluang tak terbatas untuk entrepreneur di Indonesia. Saat era revolusi industri ketiga, hanya yang usianya sudah 39 tahun ke atas yang bisa menjadi entrepreneur. Namun di ekonomi digital ini, usia yang jauh lebih mudah pun bisa menjadi entrepreneur.
“Tentu harus didukung dengan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi dan komunikasi,” Ujar Agus.
Untuk itu, Pemda Kota Cirebon sangat mendukung Pelatihan DEA-Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Seperti diketahui, Pemda Kota Cirebon tahun ini terpilih sebagai tempat penyelenggaraan DTS dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). DTS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, produktivitas dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ribu talent digital menjadi sasaran dari program ini. Jumlah tersebut terbagi menjadi 8 akademi.
Masing-masing Fresh Graduate Academy (FGA) yang diikuti sebanyak 2 ribu peserta, Vocational School Graduate Academy (VSGA) yang diikuti sebanyak 2 ribu peserta, Profesional Academy (ProA) yang diikuti sebanyak 500 perserta, Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diikuti sebanyak 2.500 peserta, Thematic Academy (TA) yang diikuti sebanyak 1.000 peserta, Government Transformation Academy (GTA) yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.500 peserta, Talent Scouting Academy (TSA) yang diikuti sebanyak 490 peserta dan Digital Leadership Academy (DLA) yang diikuti sebanyak 10 peserta.
Untuk pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) diselenggarakan bertahap. Untuk batch (kelompok) satu, diselenggarakan hari ini dan besok, Selasa (8/2/2022) dengan masing-masing peserta sebanyak 150 orang. Sedangkan batch kedua akan diselenggarakan pada Jumat dan Sabtu (11-12/2/2022) dengan masing-masing peserta sebanyak 150 orang.
Kemudian disusul pelatihan terjadwal lainnya hingga mencapai target 2.500 orang. Pelatihan DEA ditujukan untuk mempersiapkan pengusaha tangguh sehingga mereka mampu untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sedangkan sasarannya yaitu pelaku UMKM yang ada di Kota Cirebon.
Selanjutnya Sekda berharap peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik. “Ini kesempatan luar biasa jangan sampai ada peserta yang tidak hadir,” harap Agus.
Terlebih pelatihan Digital Talent Scholarship ini diberikan gratis dari pemerintah pusat untuk meningkatkan daya saing, kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM di Kota Cirebon. “Kalau mandiri, mungkin biayanya lumayan besar,” pungkas Agus.
Rio
Related posts:

Warga Desa Lekopaccing Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Terima Sertifikat

Gelar FGD SIIP KIAT di Kota Cirebon, Susun Strategi Pemasaran Sanitasi Berbasis GEDSI

Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus Hadiri Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim

Temui Bupati Adnan, Ary Ginanjar: Program Keagamaan Pemkab Gowa Bisa Jadi Role Model di Indonesia

Mulai 29 Maret PT. KAI Diskon Tiket Hingga 60 Persen dan Hadirkan Flash Sale Tiket Eksekutif hanya ...

Bentuk Kepedulian Dunia Pendidikan, Kapolres Cirebon Kota Serahkan Bantuan Kursi Roda Pada Siswa Di...

SMAN 7 Cirebon Mengukir Prestasi Kembali Dalam Ajang POP Kota Cirebon 2024

Karang Taruna Kota Cirebon Jalin Silaturahmi dan Audiensi Bersama KPU Kota Cirebon

Lomba Tarik Lokomotif Jadi Daya Tarik HUT ke-80 KAI Daop 3 Cirebon







