Lambar. RadarBuana.com -Dalam mensinergikan pengelolaan hutan di kawasan Lampung Barat, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yayan Ruchiyansyah yang didampingi Kasi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan hutan serta kordinator penyuluh KPH Liwa, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang disambut langsung Wakil Bupati Lambar Drs.Mad Hasnurin di ruang kerjanya dan dilanjutkan dengan diskusi di Ruang Rapat Pesagi Kantor Bapati Lambar, Senin (1/1/2021).
Wakil Bupati (Wabup) Lambar Drs. Mad Hasnurin yang didampingi Assisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengharapkan pertemuan tersebut dapat mempererat kerjasama antara pemerintah provinsi lampung dan kabupaten lampung barat. Sehingga dapat memberikan motivasi dan meningkatkan pembangunan khususnya di bidang kehutanan di lambar.
“Harapannya kunjungan ini bukan sekedar kunjungan kerja biasa tentunya juga akan mempererat hubungan baik dan kerja sama antara pemerintah provinsi lampung dengan pemerintah kabupaten lampung barat,”.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak kadis akan memberikan motivasi dan meningkatkan pembangunan khususnya di bidang kehutanan di lampung barat,”. Ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Mad Hasnurin memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat dengan memiliki luas wilayah 2.064,40 km2 dengan 61,5% merupakan kawasan hutan.
Menurutnya, sektor perkebunan merupakan sektor yang cukup penting bagi perekonomian kabupaten lampung barat, melalui sumbangsih sektor perkebunan mencapai 51.037 jiwa, adapun salah satu komuditas unggulan kabupaten lampung barat yaitu kopi robusta, yang saat ini terdapat 4 Klon unggulan lokal (korolla) telah diakui keunggulannnya melalui surat keputusan menteri pertanian.
Kemudian dalam pertemuan tersebut, Mad Hasnurin menyinggung terkait 3 (tiga) komitmen lampung barat, yaitu kabupaten konservasi, literasi dan tangguh bencana.
“Kabupaten lampung barat mempunyai program unggulan yaitu kabupaten lampung barat sebagai kabupaten konservasi, kabupaten lampung barat sebagai kabupaten literasi dan kabupaten lampung barat sebagai kabupaten tanggap bencana,” Tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yayan Ruchiyansyah, Ia juga mengharapkan akan adanya hubungan kerja yang baik antara pemerintah provinsi lampung dan kabupaten lampung barat.
“Berharap pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Barat dapat bekerja bukan hanya dalam ikatan personil saja, namun juga dapat terjalin dalam ikatan kerja,” Tuturnya.
Selanjutnya Ia meminta pemerintah kabupaten lampung barat dapat mengelola serta mengurus petani yang masuk dalam kawasan regiater Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dengan cara pembinaan sehingga dapat terjalin kerjasama yang saling menguntungkan.
“Petani melakukan budidaya hutan, sehingga potensi kopi terjaga, hutan juga dapat kembali baik,”. Ungkapnya.
Dengan adanya sinergi tersebut, pihak pemerintah provinsi lampung berharap dapat mensejahterakan masyarakat.
“Target kami hadir disini berharap adanya sinergi dalam pengelolaan hutan di Lambar agar dapat lebih baik. Sehingga dapat mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. Wawan
Related posts:

Pelaku Penganiaya Sopir Pick Up Diamankan Polres Metro Bekasi

Ketua DPRD Lambar Safari Ramadhan Serahkan Ambal dan Bantuan Pembangunan Masjid

Diduga Kurang Peduli, Pengelola Bandara Hasanuddin Makassar Disorot Warga

Pengembangan Energi Geothermal, Wantannas Kunjungan Kerja Dalam Negeri (KKDN) Ke Sumatera Barat

Warga Kecamatan Tanralili Terima BST Tahun 2021

Warga Kecamatan Bontoa Terima BST Covid 19 Tahap lV dan V

Warga Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Kembali Terima BST

Deklarasi GPMPI Wilayah Banten, DKI Jakarta dan Kaltim Resmi Dikukuhkan

Satuan Reskrim Polres Majalengka Berhasil Amankan 2 Tersangka Curas dan 6 Penadah







