DaerahSulawesi Selatan

Bupati Maros Simbolis Serahkan Kartu PBI Pemda dan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas Tidak Mampu

×

Bupati Maros Simbolis Serahkan Kartu PBI Pemda dan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas Tidak Mampu

Share this article

RadarBuana.com | Maros — program Pemerintah yang pro rakyat secara massif terus digulirkan kepada kepada masyarakat, baik sandang dan pangan.

Sebagai bukti nyata, pemerintah kabupaten Maros terus bergerak pemenuhan kebutuhan masyarakatnya, salah satunya bidang kesehatan berupa jaminan kesehatan bagi warga yang kurang mampu.

Hari ini ( Jumat/ 4/6/2021). Bupati Maros Chaidir Syam menyerahkan secara simbolis Kartu Penerima Bantuan Iuran ( PBI ) Pemda bagi warga kurang mampu, yang tersebar dari 14 kecamatan 103 desa dan kelurahan, bertempat di panggung upacara Pallantikang.

Penyerahan kartu PBI ini Bupati didampingi oleh Kadis Sosial kabupaten Maros dan para TKSK se-kabupaten Maros serta para pendamping sosial di desa dan kelurahan.

Bupati Maros Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan, program ini merupakan program perioritas, adalah jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu, dan sudah masuk peserta dtks di dinsos Maros.

Selain lanjut Bupati, pihaknya juga menyerahkan secara simbolis alat bantu bagi penyandang cacat, berupa kursi roda, tongkat dan alat bantu dengar.

“Semoga kartu PBI Pemda dan alat bantu ini bisa meringankan beban warga kita, kami tidak mau dengar ada warga ditolak dirumah sakit karena tidak mampu,” jelas Chaidir.

Ia juga menjelaskan, kartu ini sebagai pegangan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, kita berharap di Maros ini pelayanan jaminan kesehatan warga tertangani dengan baik.

Nursanti TKSK kecamatan Turikale menjelaskan, penyerahan kartu secara simbolis ini hanya diwakili beberapa warga saja.

Seperti penerima kartu PBI diwakili oleh Sabirah dan jawariah, warga kecamatan Turikale, kursi roda diwakili oleh Muh.Nurhidayat warga kecamatan Maros baru, alat bantu dengar diwakili oleh Muh Askar, alat bantu Protese diwakili oleh Syarif Dzul Jalali warga kecamatan Bantimurung.

“Karena ini masih Pandemi covid 19, acara tersebut menerapkan protokol kesehatan secara ketat, jadi hanya perwakilan warga saja yang diundang, selanjutnya nanti kartu PBI nya warga akan diantarkan oleh para pendamping, ” pungkas Nursanti.

Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *